SERGAI, Sumutpos.jawapos.com- Kepolisian Resor Serdang Bedagai (Polres Sergai) merilis data lengkap korban kecelakaan maut yang melibatkan Bus Halmahera BK 7347 UA dan mobil pikap L300 BK 8053 EG di ruas Tol Medan–Tebing Tinggi KM 63.200 jalur B, tepatnya di Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (11/5/2026).
Peristiwa tragis tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan 19 lainnya mengalami luka ringan. Hingga kini, dua korban meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi, sementara dua korban lainnya masih berstatus Mr X dan dalam proses identifikasi lebih lanjut.
Mobil pikap L300 diketahui dikemudikan Denes Suwandi (36), warga Pasar V Dusun XIV Gang Aman, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Sementara Bus Halmahera dikemudikan Ramadhan Syahputra (40), warga Jalan A.R Hakim No 39 G, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya SH MH menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil pikap yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan diduga mengalami lepas ban belakang sebelah kiri.
Kondisi itu membuat kendaraan oleng hingga masuk ke jalur cepat dan akhirnya berhenti di badan jalan tol.
Baca Juga: Polisi Ringkus Pengedar Ganja di Medan Amplas
“Beberapa saat kemudian Bus Halmahera datang dari arah belakang di jalur cepat dan menabrak bagian belakang mobil pikap. Sopir bus kemudian membanting stir ke kiri hingga menabrak guardrail dan terguling keluar badan jalan tol,” jelas Bringin.
Benturan keras menyebabkan kepanikan penumpang dan kerusakan parah pada kedua kendaraan. Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp100 juta.
Adapun korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi masing-masing Risiani (75), warga Jalan Aluminium I Gang H Tayib Lingkungan XV, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, serta Muhammad Rizky (23), warga Dusun XII Sei Dua, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Sementara dua korban lainnya masih menunggu proses identifikasi pihak berwenang.
Korban luka ringan yang dirawat di RSU Sari Mutiara di antaranya Elvida Ambia (59), Lamria Sihombing (30), Doni Arifin (48), Elfrifa Leliana Nainggolan (61), Sardia Br Ujung (65), Nabil Ikhsan Harahap (18), Okvian Nugroho Binokri (26), Denes Suwandi (35), Chyntia Fitriani (23), Rian Syahputra, Erwin Hutrian Manik, serta Reno Hardianto Lbn Tobing (18).
Baca Juga: Pemko Binjai Pinjamkan Motor Dinas untuk Keluarga Korban Begal
Sedangkan korban luka ringan yang menjalani perawatan di RS Grand Medistra Lubuk Pakam yakni Joni Simorangkir (57), Titin Supriatni (54), Julinar Munthe (29), dan Said Alfandri yang telah diperbolehkan pulang.
Sementara di RSUD Amri Tambunan, korban yang masih dirawat masing-masing Saipul Anwar Surbakti (70), Eric Ardiansyah Pery (26), dan Bismihayati (28).
Saat ini Satlantas Polres Sergai masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kedua kendaraan yang terlibat juga telah diamankan di Pos Lantas Sei Sijenggi Polres Sergai sebagai barang bukti penyelidikan. (Fad/han)
Editor : Johan Panjaitan