LABURA, Sumutpos.jawapos.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam memperkuat konektivitas wilayah kembali ditegaskan. Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, S.E., M.M., melakukan audiensi dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara (BBPJN Sumut) di Medan, Rabu (3/6/2026), untuk memperjuangkan sejumlah kebutuhan infrastruktur strategis di daerah yang dipimpinnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BBPJN Sumut, Jalan Sakti Lubis, Medan, Bupati hadir bersama Sekretaris Daerah Labura Dra. Hj. Susi Asmarani, M.Si., Ketua DPRD Labura Rimba Bertuah Sitorus, S.E., M.M., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 17.900 per Dolar AS, Tekanan Global dan Kebutuhan Valas Jadi Pemicu
Audiensi tersebut menjadi langkah konkret Pemkab Labura dalam mendorong percepatan penanganan infrastruktur yang dinilai vital bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Sejumlah usulan prioritas disampaikan langsung kepada pihak BBPJN Sumut, termasuk perbaikan ruas jalan nasional Aek Kanopan–Rantau Prapat yang hingga kini masih menyisakan beberapa titik kerusakan.
Selain itu, Pemkab Labura juga mengusulkan pembangunan jembatan baru di kawasan Aek Merah, Kelurahan Aek Kota Batu. Keberadaan jembatan tersebut dinilai mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar arus transportasi yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat setempat.
Bupati Hendri Yanto Sitorus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Polsek Kualuh Hulu Raih Juara I Ops Antik Toba 2026 di Jajaran Polres Labuhanbatu
“Infrastruktur yang baik akan memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, kebutuhan jalan dan jembatan ini terus kami perjuangkan agar segera mendapatkan perhatian,” ujar Bupati.
Menurutnya, kondisi jalan nasional yang mantap serta keberadaan jembatan yang memadai akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran aktivitas ekonomi, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga mobilitas masyarakat secara keseluruhan.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab Labura juga menunjukkan keseriusannya dalam membangun sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan dari BBPJN Sumut, pemerintah daerah berharap berbagai usulan yang disampaikan dapat masuk dalam prioritas penanganan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Labuhanbatu Utara.(mag-10/han)
Editor : Johan Panjaitan