PALAS, Sumutpos.jawapos.com – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Sibuhuan, Kamis (4/6/2026), saat ratusan santri dan santriah mengikuti prosesi penamatan massal. Momen ini menjadi penanda akhir perjalanan pendidikan sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan untuk menapaki kehidupan di tengah masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri langsung Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, yang disambut lantunan salawat dari para santri, pengasuh pesantren, serta orang tua yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Putra Mahkota Alam memberikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Al-Mukhlishin dalam membina generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ia menegaskan bahwa kelulusan para santri bukan sekadar seremonial akademik, melainkan momentum lahirnya generasi baru yang diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah.
“Para santri dan santriah yang hari ini tamat bukan hanya lulusan lembaga pendidikan, tetapi calon agen perubahan. Kalian adalah bagian penting dari masa depan Kabupaten Padang Lawas,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya adaptasi di tengah perkembangan era digital. Ia mendorong para lulusan untuk tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan menghadapi kemajuan teknologi dan dinamika sosial yang terus berubah.
Baca Juga: Pangdam I/BB Kunker ke Korem 023/KS, Tekankan Prajurit Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
Pemberian penghargaan kepada santri berprestasi menjadi salah satu momen yang menyita perhatian, sebelum suasana berubah haru saat para lulusan melakukan sungkeman kepada orang tua sebagai bentuk bakti dan rasa syukur.
Tangis haru tak terbendung ketika para santri memeluk orang tua mereka, menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru di luar lingkungan pesantren.
Sejumlah tokoh masyarakat dan pihak swasta yang hadir memberikan apresiasi terhadap perhatian Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terhadap pengembangan pendidikan berbasis pesantren. Model pendidikan pesantren dinilai tetap relevan dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.
Baca Juga: Kejati Sumut Masih Pelajari Putusan Hakim Terkait Vonis Bebas 4 Terdakwa Kasus Aset PTPN II
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Sibuhuan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Padang Lawas. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi dorongan moral bagi pesantren untuk terus memperkuat peran dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah.
Acara penamatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan serta kemajuan bagi Kabupaten Padang Lawas, sekaligus harapan agar para lulusan mampu menjadi bagian dari generasi emas yang membawa perubahan positif di tengah masyarakat.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan