Kondisi Kesehatan Memburuk, Gubsu Bobby Minta Krismas Dirujuk ke RS Haji Medan

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 09:15 WIB
JENGUK: Gubsu menjenguk para korban keracunan MBG di rumah sakit. (istimewa)
JENGUK: Gubsu menjenguk para korban keracunan MBG di rumah sakit. (istimewa)

 

KARO, Sumutpos.com.jawapos.com – Kondisi Krismas Br Sihite, siswi SMA Negeri 1 Berastagi yang sebelumnya menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali memburuk. Setelah kembali menjalani perawatan di RS Efarina Etaham Berastagi, Krismas akhirnya dirujuk ke RS Haji Medan atas permintaan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution.

Bobby meminta agar Krismas mendapatkan penanganan lebih lanjut setelah melihat langsung kondisi siswi tersebut saat menjenguk para korban MBG di RS Efarina Etaham, Kamis (10/9) malam.

Malam itu, Bobby didampingi Bupati Karo Antonius Ginting mendatangi sejumlah siswa yang kembali menjalani perawatan di RS Efarina Etaham dan RS Amanda Raya, Berastagi. Puluhan siswa dilaporkan kembali mengalami keluhan kesehatan setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan akibat dugaan keracunan MBG.

Baca Juga: Jangan Cuma Menunggu! 10 Zodiak Ini Diminta Berani Mengejar Cinta Hari Ini

Di antara pasien yang kembali dirawat, kondisi Krismas menjadi perhatian Gubernur Sumut. Berdasarkan keterangan keluarga, keluhan kesehatan siswi tersebut kembali kambuh hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Saat melihat kondisi Krismas yang disebut mengalami kesakitan, Bobby kemudian meminta agar siswi tersebut segera dirujuk ke RS Haji Medan untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

“Langsung disuruh Pak Gubernur Bobby Nasution agar Krismas Br Sihite dirujuk ke RS Haji Medan. Saat ini, Jumat (11/9), Krismas kembali masuk ruang PICU,” kata Winda, kakak Krismas.

Baca Juga: Suku Kajang, Penjaga Hutan dengan Kearifan Adat Turun Temurun

Krismas sebelumnya juga pernah dirujuk ke RS Haji Medan setelah mengalami keracunan MBG pada 13 Agustus 2026. Setelah dinyatakan membaik, ia diperbolehkan pulang dan menjalani pemulihan di rumah.

Namun, kondisi kesehatannya ternyata belum sepenuhnya pulih. Di rumah, Krismas masih kerap mengeluhkan sakit pada bagian perut hingga akhirnya kembali dilarikan ke RS Efarina Etaham.

“Sepulang dari RS Haji kemarin, sebenarnya adik saya belum sembuh total. Di rumah pun ia sering mengeluhkan kondisinya. Ini kedua kalinya adik saya dirujuk ke RS Haji Medan,” ujar Winda dengan suara lirih.

Atas permintaan Bobby, Krismas kemudian diberangkatkan menggunakan ambulans RS Efarina menuju RS Haji Medan pada Kamis malam. Setibanya di rumah sakit, ia kembali menjalani perawatan di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

Sebelumnya, Bobby Nasution juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, tenaga medis, serta keluarga pasien untuk mengetahui perkembangan kondisi para siswa yang kembali mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan! 2 Sentimen Ini Bisa Bikin Dolar Tembus Rp17.590

Pemerintah Kabupaten Karo bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan terus memantau kondisi para siswa terdampak. Penanganan kesehatan para korban juga menjadi perhatian agar kebutuhan medis mereka dapat terpenuhi secara optimal.

Kasus ini menjadi perhatian karena sejumlah siswa yang sebelumnya menjalani perawatan akibat dugaan keracunan MBG kembali mengalami keluhan kesehatan. Pemerintah pun diminta memastikan proses pemulihan para siswa berlangsung hingga benar-benar pulih sebelum kembali menjalani aktivitas seperti biasa.(deo/han)

Editor : Johan Panjaitan
dirujuk korban mbg es efarina etaham rs haji medan Gubsu