DAIRI, SUMUT POS- Pertemuan Bupati Dairi, Vickner Sinaga dan perwakilan pedagang Blok A dan B Pasar Sidikalang, menemui titik terang.
Pertemuan membahas besaran tarif atau iuran layanan pasar (ILP) berlangsung di rumah Dinas Bupati di Sidikalang dipandu Asiten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agel Siregar, Jumat (11/9/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agel Siregar menyampaikan, aspirasi pedagang sudah kami sampaikan ke Bupati.
Baca Juga: PT SAS Sei Suka Kembali Berikan Bantuan Beras Kepada Warga
Dan pertemuan ini menindaklanjuti aspirasi disampaikan pedagang beberapa hari lalu.
"Pada prinsipnya, Bupati sangat memahami kondisi pedagang, kata Agel mengawali pertemuan," ujarnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung dinamis, tegang dan berakhir ceria, Bupati Vickner Sinaga mengatakan, berdasarkan rembung Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala dengan pedagang, Selasa (8/9/2026), Vickner menyebut, besaran naik Rp200 ribu per lapak per tahun.
Menurut Vickner, banyak pembenahan dan pelayanan harus dilakukan PD Pasar.
“Saya anak pedagang tembakau di Pasar Sidikalang. Saya juga dulu sering di pasar. Tahu betul apa rintihan masyarakat. Dengan tambahan Rp300 ribu, akan dirasakan perbaikan,” kata Vickner.
Para pedagang, Tiur Sinaga dan Nurbenget Sinaga serta pedagang lainnya bertahan kenaikan hanya di angka Rp200 ribu.
Dengan alasan, mau satu minggu pedagang tidak buka dasar.
"Satu minggu kami mau tidak buka dasar pak," ujar Tiur dan Nurbenget.
Vickner menyebut, kalau bertahan di angka dimaksud, kualitas layanan juga apa adanya. "Kalau itu maunya, silahkan. Saya bisa ketok. Tapi, silahkan dipertimbangkan. Saya tidak akan sengsarakan rakyat! Saya tidak mau menyalahkan siapa. Tak perlu mengungkit kelemahan masa lalu. Kalau belakangan terbukti menyulitkan, tarif bisa diturunkan,” tandas Vickner.
Belasan pedagang akhirnya minta waktu untuk musyawarah. Pertemuan diskors, agar mereka menyatukan pendapat di teras pendopo.
Selanjutnya, setelah selesai musyawarah perwakilan pedagang, Eppen Sitanggang dan Ferdinand Sihaloho menyebut, menerima putusan Vickner.
Hanya saja, biaya toilet khusus pedagang dibebaskan. Demikian juga akses masuk ke lantai 2 ditambah.
Pertemuan berhasil menganulir putusan Direktur Utama PD Pasar yang membuat besaran iuran naik 3 kali lipat hingga bernilai jutaan rupiah per tahun.
Direktur Utama PD Pasar, Lumpin Pangaribuan mengatakan, akan bekerja keras meningkatkan pelayanan.
Sebagai tanda kasih, Vickner memberi kaos warna hitam bergambar dirinya dengan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.
Hadir dalam pertemuan, Asisten Perekonomian, Junihardi Siregar, Kabag Hukum, Arjun Nainggolan serta Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring. (rud/ram)
Editor : Juli Rambe