Sumutpos.jawapos.com-Langkah Antoine Griezmann memasuki fase baru. Setelah satu dekade penuh warna bersama Atletico Madrid, sang penyerang memutuskan melanjutkan kariernya ke Major League Soccer (MLS) bersama Orlando City SC pada akhir musim ini.
Kepergian Griezmann menandai berakhirnya perjalanan panjang yang terbagi dalam dua periode (2014–2019 dan 2021–2026), sebuah kisah yang sarat kontribusi, loyalitas, dan identitas. Di Atletico, ia bukan sekadar pemain—melainkan simbol determinasi dan kreativitas dalam skema permainan Los Colchoneros.
Namun sebelum benar-benar menutup lembaran, Griezmann masih menyisakan ambisi. Melalui pernyataannya di media sosial, ia menegaskan tekad untuk mempersembahkan trofi Copa del Rey sebagai kado perpisahan. Atletico dijadwalkan menghadapi Real Sociedad di partai final yang akan digelar di Estadio La Cartuja, Sevilla, pada 19 April mendatang.
“Saya masih memiliki beberapa bulan untuk memberikan segalanya dengan seragam ini—di kandang maupun tandang. Kami ingin mengangkat trofi dan bermimpi melangkah sejauh mungkin di Liga Champions,” ungkap pemain kelahiran Mâcon, Prancis itu.
Baca Juga: Patroli Humanis Polsek Padang Hulu, Menjaga Jalinsum Tetap Lancar dan Aman
Pernyataan tersebut mencerminkan karakter Griezmann: profesional hingga akhir, tanpa kehilangan hasrat kompetitif. Di usianya yang kini memasuki 35 tahun, keputusan hijrah ke MLS bukan sekadar transisi karier, melainkan juga peluang untuk membuka babak baru dalam lanskap sepak bola yang berbeda.
Bagi Atletico, kepergian Griezmann adalah kehilangan figur sentral. Sementara bagi MLS, kedatangannya menjadi suntikan prestise sekaligus magnet baru. Dan bagi Griezmann sendiri, ini adalah tentang menutup satu kisah besar—dengan cara yang layak dikenang.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan