JAKARTA, SUMUT POS - PT Tempo Scan Pacific Tbk melalui NEO rheumacyl kembali memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia.
Melalui program NEO rheumacyl Peduli UMKM, perusahaan menyiapkan dukungan senilai total Rp1 miliar sekaligus membuka akses berjualan di ekosistem digital tanpa komisi selama enam bulan.
Program yang memasuki tahun ketujuh sejak pertama kali digelar pada 2020 ini menyasar 20 UMKM terpilih. Selain dukungan modal, peserta mendapatkan kesempatan membuka lapak di Tempomart.com, platform online commerce milik Tempo Scan Group.
Dukungan tersebut juga mencakup paket pengembangan bisnis untuk membantu UMKM meningkatkan visibilitas, mengelola toko, dan mengembangkan penjualan online. Peserta juga memperoleh dukungan promosi berupa voucher diskon dan gratis ongkos kirim.
Baca Juga: Makan Daging Berlebihan? Ini 8 Minuman yang Bisa Bantu Perut Lebih Nyaman
General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk, Diana Theodora, mengatakan bahwa semangat NEO rheumacyl dengan slogan “Terus Bergerak, Saat Menyerah Bukan Pilihan” sejalan dengan perjuangan pelaku UMKM dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya.
“Semangat tersebut perlu ditopang oleh akses modal, pasar, dan pengetahuan yang relevan. Menjawab kebutuhan itu, Tempo Scan melalui NEO rheumacyl menghadirkan NEO rheumacyl Peduli UMKM sekaligus membuka akses pasar melalui Tempomart.com,” ujarnya.
Menurut Diana, program tersebut tidak hanya ditujukan agar UMKM memiliki toko online, tetapi juga membantu meningkatkan visibilitas usaha, menjaga margin, dan membangun bisnis yang lebih siap bertumbuh.
Di sisi lain, akses penjualan tanpa komisi dinilai menjadi salah satu dukungan penting bagi UMKM di tengah meningkatnya biaya berjualan melalui marketplace.
Baca Juga: Perubahan APBD Langkat 2026 Disahkan, Tiorita Minta Anggaran Segera Direalisasikan
Kementerian UMKM pada 2026 menyebut biaya layanan marketplace kepada penjual berada di kisaran 10 hingga 18 persen dari setiap transaksi, di luar biaya promosi atau iklan.
Berdasarkan data pemerintah, jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 64 juta dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara sekitar 27 juta UMKM telah masuk ke ekosistem digital melalui media sosial dan marketplace.
Deputy Managing Director Sales & Marketing PT Tempo Digital Nusantara, Suli Anggara, mengatakan bahwa kehadiran Tempomart.com dalam program tersebut diharapkan dapat membuka ruang tumbuh bagi pelaku usaha Indonesia.
“Inovasi lokal tidak hanya hadir melalui produk, tetapi juga melalui ekosistem digital yang dapat membuka ruang tumbuh bagi pelaku usaha Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Sutarto Minta Peran Masyarakat dalam Pembangunan Rendah Karbon Diperkuat
Suli menambahkan, sebagai perusahaan nasional yang telah berkarya selama lebih dari tujuh dekade, Tempo Scan terus mengembangkan kemampuan distribusi dan teknologi untuk menghadirkan akses yang lebih luas bagi masyarakat.
“Harapannya, masyarakat Indonesia dapat terus bergerak, berkembang, dan menangkap peluang baru,” lanjutnya.
Program NEO rheumacyl Peduli UMKM tahun ini memperluas dukungan yang sebelumnya mencakup promosi dan penguatan kapasitas usaha menjadi dukungan modal serta peningkatan kemampuan berjualan di ekosistem digital.
Pendaftaran dibuka selama Agustus hingga Oktober 2026 melalui situs resmi NEO rheumacyl. Setelah melewati proses seleksi dan verifikasi sesuai syarat dan ketentuan, 20 UMKM terpilih akan mengikuti rangkaian pembinaan dan mulai membuka lapak di Tempomart.com. (tri)
Editor : Redaksi