LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 di Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak-anak menimba ilmu, justru berubah fungsi pada Rabu malam (15/4/2026). Di balik sunyinya malam, sekolah itu diduga dijadikan lokasi transaksi narkotika—sebuah ironi yang mengguncang rasa aman masyarakat.
Polsek Bilah Hulu bergerak cepat. Berdasarkan informasi warga, petugas menggerebek lokasi dan mengamankan seorang pria berinisial IS alias Puput (32), buruh tani setempat. Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu seberat 1,78 gram bruto, plastik klip kosong, pipet berbentuk sekop, bungkus rokok, serta sejumlah uang tunai.
Penemuan barang bukti tersebut membuka dugaan bahwa IS tidak sekadar pengguna. Keberadaan plastik klip kosong mengindikasikan peran lebih jauh dalam rantai distribusi—setidaknya sebagai pengemas atau pengedar skala kecil di tingkat desa. Apalagi, dua orang lainnya berhasil melarikan diri saat penggerebekan, menguatkan dugaan adanya jaringan yang lebih luas.
Baca Juga: Selagi Bisa Lakukan Tidur Siang Singkat, Sangat Bermanfaat bagi Tubuh dan Otak
Pilihan lokasi pun bukan tanpa alasan. Sekolah yang sepi di malam hari menjadi ruang “aman” bagi pelaku untuk menghindari pantauan. Namun strategi itu runtuh berkat kewaspadaan warga yang melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Bilah Hulu AKP Redi Sinulingga menegaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat. Instruksi cepat kepada Kanit Reskrim IPDA Juandi Ginting membuahkan hasil dengan diamankannya pelaku beserta barang bukti.
“Berdasarkan interogasi awal, pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Saat ini sudah diamankan dan akan diproses lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Labuhanbatu,” ujar Kapolsek.
Baca Juga: Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Plt. Kasi Humas IPTU Arwin menegaskan komitmen kepolisian untuk menutup ruang bagi peredaran narkotika, sekaligus mengapresiasi keberanian warga.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Peran masyarakat sangat penting dalam pengungkapan kasus seperti ini,” tegasnya.(fdh/han)
Editor : Johan Panjaitan