MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, Swiss-Belinn Medan menggelar simulasi kebakaran (fire drill) bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran Kota Medan, pada Kamis, 11 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin hotel untuk memberikan edukasi dan pelatihan praktis kepada seluruh karyawan dalam menangani kondisi darurat kebakaran. Pelatihan tersebut mencakup beberapa materi penting, seperti:
-Cara menangani api secara tepat
-Praktik memadamkan api pada tabung gas
-Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
-Teknik pemadaman api menggunakan karung basah
-Komitmen Terhadap Keselamatan Tamu dan Karyawan
General Manager Swiss-Belinn Medan, Sabar Sitompul, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bentuk nyata kepedulian manajemen terhadap keselamatan seluruh penghuni dan staf hotel.
“Keselamatan merupakan prioritas utama kami. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap seluruh tim semakin siap, sigap, dan terampil dalam menghadapi situasi darurat, serta mampu memberikan rasa aman kepada para tamu yang menginap maupun beraktivitas di hotel kami,” ujar Sabar Sitompul.
Pelatihan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan. Dennis Dioda Siregar, Operasional Jabatan Fungsional Pemadam Kebakaran Pemula, turut hadir dan memberikan arahan langsung kepada para peserta.
“Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Dengan adanya pelatihan seperti ini, karyawan dapat memahami tindakan yang benar sehingga risiko dapat diminimalkan. Kami mengapresiasi inisiatif Swiss-Belinn Medan yang konsisten memperhatikan aspek keselamatan,” jelasnya.
Meningkatkan Rasa Aman bagi Tamu
Simulasi kebakaran ini tidak hanya menjadi sarana edukasi internal, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Swiss-Belinn Medan dalam menciptakan lingkungan hotel yang aman dan nyaman bagi tamu serta seluruh staf.
Dengan kolaborasi bersama instansi terkait seperti Damkar Kota Medan, Swiss-Belinn Medan berharap dapat terus membangun budaya keselamatan kerja dan tanggap darurat yang kuat di lingkungan hotel.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan