MEDAN, sumutpos.jawapos.com-Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menutup sebagian ruas Jalan Kejaksaan mulai Minggu (19/10/2025) belum sepenuhnya terealisasi. Hingga Senin (20/10/2025), jalan tersebut masih terbuka bagi lalu lintas kendaraan meskipun proses rehabilitasi jembatan telah dimulai.
Pantauan Sumut Pos menunjukkan, aktivitas kendaraan di atas Jembatan Jalan Kejaksaan masih berlangsung normal. Tak terlihat adanya penutupan, baik total maupun parsial, di lokasi proyek.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Ir Gibson Panjaitan ST MM, menegaskan bahwa pengerjaan sudah dimulai sejak 19 Oktober, namun masih fokus pada bagian bawah jembatan.
“Pengerjaan sudah berjalan dari kemarin. Belum ditutup karena masih di bagian bawah jembatan,” jelas Gibson, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, ketika pengerjaan bergeser ke bagian atas jembatan, Pemko Medan akan berupaya agar penutupan tidak dilakukan secara total demi menjaga akses lalu lintas, khususnya bagi warga dan pelaku usaha di sekitar Jalan Kejaksaan.
“Kemungkinan hanya ditutup sebagian. Kami pertimbangkan kepentingan masyarakat, terutama yang memiliki usaha di sana,” tambahnya.
Tidak Akan Ubah Bentuk Jembatan
Proyek rehabilitasi ini direncanakan berlangsung hingga 18 Desember 2025. Perbaikan dilakukan karena kondisi sebagian struktur jembatan sudah mulai mengalami penurunan. Namun, proyek ini tidak akan mengubah bentuk jembatan dari sisi lebar atau panjang.
Ada tujuh bagian utama yang akan diperbaiki, antara lain:
Dudukan jembatan (elastomer)
Saluran drainase
Tembok penahan
Hendrail
Trotoar
Baut
Expansion joint
Proyek ini dikerjakan oleh PT Pangeran Putra Buana, pemenang tender, dan didanai dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang berasal dari Pemerintah Pusat.
Pertimbangan Sosial dan Mobilitas
Penundaan penutupan jalan secara penuh ini memperlihatkan pendekatan Pemko Medan yang mempertimbangkan faktor sosial dan ekonomi warga sekitar. Pelaku usaha di sepanjang Jalan Kejaksaan disebut meminta agar akses jalan tetap dibuka agar kegiatan ekonomi tidak terganggu.
Pemko Medan pun berjanji akan menyesuaikan kebijakan lalu lintas di lokasi proyek sesuai dengan progres di lapangan dan kondisi masyarakat.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan