Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kapal Kemanusiaan PMI untuk Korban Bencana Sumatera Tiba di Belawan

Johan Panjaitan • Kamis, 11 Desember 2025 | 21:15 WIB
KAPAL KEMANUSIAAN: Serah terima bantuan yang diangkut Kapal Kemanusiaan PMI di Belawan. (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)
KAPAL KEMANUSIAAN: Serah terima bantuan yang diangkut Kapal Kemanusiaan PMI di Belawan. (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)

Sumutpos.jawapos.com-Kepedulian kembali mengalir untuk masyarakat Sumatera yang terdampak bencana banjir dan longsor. Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan melalui jalur laut menggunakan kapal Kalla Line, armada milik Ketua Umum PMI H.M. Jusuf Kalla.

Kapal kemanusiaan tersebut tiba di Pelabuhan Belawan, Kamis (12/12) dini hari dan langsung melakukan proses pembongkaran bantuan.

Ratusan ton bantuan itu diterima Wakil Ketua PMI Sumut Dr. Sakhyan Asmara bersama Ketua Bidang Bencana PMI Sumut Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, M.M. Sejak dini hari, kedua pimpinan PMI Sumut turun langsung memimpin proses bongkar muat, berkoordinasi dengan Pelindo, relawan PMI kabupaten/kota dan elemen masyarakat termasuk Pemuda Pancasila PAC Belawan yang ikut membantu kelancaran kegiatan.

Bantuan dari PMI ini mencakup berbagai kebutuhan mendesak, antara lain dua ribu unit kompor plus regulator, sepuluh ribu sarung, seribu t-shirt, seribu lembar bendera PMI, 50 buah tandon air, 800 sak beras ukuran 5 kg, lima ribu kotak mie instan, 50 ribu bungkus roti, 300 dus pampers, 1.500 pcs susu UHT, 7.200 botol air mineral, 2.500 kaleng ikan kaleng, dua unit tenda sekolah, dua unit tenda keluarga, enam unit tenda SBG, 13 unit truk tangki air serta family kit untuk kebutuhan dasar penyintas.

Bantuan ini didistribusikan ke wilayah bencana yaitu Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Padangsidempuan, Mandailingnatal, Langkat, Medan, serta sebagian untuk penyangga logistik PMI Sumut. Pelabuhan Batubara, Deliserdang, dan Binjai juga masuk dalam daftar penerima.

Distribusi mobil truk tangki air ke Tapanuli Tengah dan Sibolga (5 unit), Tapanuli Selatan (2 unit), Labuhanbatu (1 unit), Mandailingnatal (2 unit) dan Langkat (3 unit).

Perlu diketahui bahwa air bersih menjadi kebutuhan krusial mengingat banyak permukiman masih tertutup lumpur sehingga sumber air bersih warga terganggu.

Pantauan wartawan menunjukkan proses penurunan barang berlangsung hingga menjelang subuh. Ratusan relawan bergerak tertib di bawah komando Dr. Sakhyan Asmara dan Prof. H. Bahdin Nur Tanjung, M.M dibantu Operasional PT Indonesia Kendaraan Terminal Satelit Belawan, Hakim Gailani, perwakilan PMI Pusat dan Korlap PMI Sumut Ade Yudiansyah, S.H, M.H.

Dr. Sakhyan Asmara dan Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, M.M malam itu terus berkoordinasi dengan Ketua PMI Sumut Tun DR H. Rahmat Shah. Dr. Sakhyan Asmara menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa kapal kemanusiaan berasal dari PMI dan donasi dari berbagai pihak yang merasa terpanggil untuk membantu korban bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh.

Ia menegaskan bahwa meski tahun ini PMI Sumut tidak menerima dana hibah dari Pemprov Sumut, semangat pelayanan tidak pernah padam. "Kami berterima kasih atas empati masyarakat. Bantuan ini langsung kami sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," katanya.

Hingga kini, lanjutnya, relawan PMI Sumut masih bertugas di berbagai titik terdampak bencana. Termasuk Posko Sibolga yang sudah berdiri sejak dua hari setelah bencana dan terus melayani masyarakat terutama layanan kesehatan, penyediaan air bersih, asesmen dan pembersihan rumah ibadah serta sarana pendidikan di Wilayah Tapteng dan Sibolga.

Para staf markas dan relawan PMI belum kembali ke Medan karena masih terus mendampingi warga terdampak. Aktivitas di Markas PMI Sumut juga tak berhenti. Pengurus, staf, dan relawan terus menerima bantuan dari masyarakat dan langsung menyalurkannya ke wilayah yang membutuhkan.

Sementara itu Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, M.M menyampaikan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan dengan koordinasi lintas daerah. “Bantuan ini kami kirimkan secepat mungkin menggunakan moda angkutan yang tersedia. Alhamdulillah prosesnya lancar. Harapan kami, semua bantuan segera sampai ke masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Ketua Bidang PMI Sumut ini bersyukur bahwa seluruh upaya dapat berjalan baik. "Semoga perjalanan distribusi ini dimudahkan dan bantuan bisa segera dirasakan masyarakat di titik-titik longsor dan banjir di Sumatera.”

Bantuan PMI Pusat, menurutnya, menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemanusiaan tidak pernah padam. "Ditengah keterbatasan dan situasi sulit, sinergi antara relawan, pengurus, lembaga, dan masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian selalu menemukan jalannya," sebut Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, M.M.(dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#longsor #pelabuhan belawan #pmi #bantuan #kapal #banjir