Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Manchester City Vs Napoli, Laga Sarat Emosi

Johan Panjaitan • Kamis, 18 September 2025 | 09:00 WIB
De Bruyne memiliki pengalaman satu dekade membela Manchester City sebelum bergabung dengan SSC Napoli pada musim ini. (fichajes.com)
De Bruyne memiliki pengalaman satu dekade membela Manchester City sebelum bergabung dengan SSC Napoli pada musim ini. (fichajes.com)

MANCHESTER, Sumutpos.jawapos.com–Stadion Etihad akan menjadi saksi momen emosional ketika Kevin De Bruyne kembali ke "rumah lamanya" bukan sebagai pahlawan, melainkan sebagai lawan. Gelandang serang asal Belgia itu kini berseragam SSC Napoli, yang akan menantang Manchester City dalam laga pembuka fase grup Liga Champions 2025/2026, Kamis (19/9/2025) pukul 02.00 WIB (live di beIN Sports 3, beIN Sports Connect, dan Vidio).

De Bruyne yang kini menjadi tumpuan pelatih Antonio Conte di Napoli, sebelumnya adalah senjata utama Pep Guardiola selama hampir satu dekade menangani City (2016–2025). Ia bahkan bergabung dengan City setahun sebelum Pep datang, tepatnya di musim 2015/2016 saat masih dilatih Manuel Pellegrini.

Meski sudah menemukan ritme permainan sejak musim debutnya, De Bruyne mengakui bahwa Guardiola adalah sosok yang membentuknya menjadi salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.

“Dia sudah seperti figur ayah bagiku,” ungkap KDB dalam wawancara dengan Manchester Evening News.

Selama di bawah asuhan Pep, De Bruyne meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk tiga kali Playmaker of The Season Premier League dan gelar playmaker terbaik dunia versi IFFHS.

Peran Berbeda Bersama Napoli

Kini berusia 34 tahun, De Bruyne tak lagi bermain sebebas seperti di City. Bersama Napoli, Conte memberinya peran lebih taktis dan terstruktur.

“Taktik Conte sangat berbeda dari Pep. Dia lebih taktis dan sedikit lambat,” ujarnya kepada Radio Kiss Kiss Napoli.

Menurut KDB, gaya permainan di Italia turut dipengaruhi oleh kondisi lapangan yang berbeda.

“Lapangan di sini (Italia) lebih kering, itu membuat sulit untuk mengatur tempo permainan,” lanjutnya, seperti dilansir Football Italia.

Start Apik: 2 Gol dari 3 Laga

Meski baru bergabung musim ini, De Bruyne langsung menunjukkan kelasnya. Ia sudah mencetak dua gol dari tiga pertandingan di Serie A, termasuk satu gol saat menghadapi AFC Fiorentina (14/9).

Pelatih Antonio Conte menyambut baik kontribusi mantan bintang City itu.

“Dia memiliki kualitas luar biasa. Dia bisa melihat situasi yang tidak semua orang bisa lihat,” puji Conte.

Pertemuan Senior vs Junior: KDB vs Doku

Pertandingan ini juga menjadi reuni antara De Bruyne dan Jeremy Doku, rekan senegaranya di timnas Belgia (De Rode Duivels). Doku, yang kini menjadi andalan Pep di sayap City, siap tampil maksimal menghadapi sang senior.

“Aku senang melihat dia (KDB) kembali. Tapi kami tidak ingin membiarkannya dominan. Kami ingin menang di lini tengah dan juga secara keseluruhan,” tegas Doku kepada The Sun.

Perbedaan generasi ini juga tampak dari gaya permainan. Jika di era KDB suplai bola ke striker banyak berasal dari lini tengah, kini Haaland lebih sering menerima umpan dari sisi sayap via Doku.

Pertarungan Dua Taktisi: Conte vs Pep

Selain duel pemain, laga ini juga mempertemukan dua pelatih papan atas dengan filosofi berbeda. Conte yang pragmatis dan defensif, akan berhadapan dengan Pep yang mengusung sepak bola menyerang dan dinamis.

De Bruyne akan menjadi kunci di laga ini. Bukan hanya karena kualitasnya, tapi juga karena pengalamannya yang mendalam tentang cara kerja Guardiola. Ia tahu kekuatan dan celah City lebih dari siapa pun di Napoli.

Bagi KDB, laga ini bisa menjadi ajang pembuktian sekaligus nostalgia. Apakah ia bisa membawa Napoli mencuri poin dari markas lamanya? Atau justru City akan menunjukkan bahwa mereka tetap kuat meski tanpa sang maestro?

Semua akan terjawab dini hari nanti. Etihad siap menyambut kepulangan seorang legenda—sekaligus menghadapi ancamannya.(jpg/han)

 

PERKIRAAN PEMAIN: 

MANCHESTER CITY (4-1-4-1): 25-Donnarumma (g); 45-Khusanov, 3-Ruben, 24-Gvardiol, 82-Lewis; 16-Rodri; 20-Bernardo (c), 14-Nico Gonzalez, 47-Foden, 11-Doku; 9-Haaland
Pelatih: Pep Guardiola
Jersey pemain: Biru langit
Jersey kiper: Kuning
 
SSC NAPOLI (4-1-4-1): 1-Milinkovic-Savic (g); 22-Di Lorenzo (c), 31-Beukema, 4-Buongiorno, 37-Spinazzola; 68-Lobotka; 21-Politano, 99-Anguissa, 11-De Bruyne, 8-McTominay; 19-Hojlund
Pelatih: Antonio Conte
Jersey pemain: Hitam
Jersey kiper: Merah scarlet

Editor : Johan Panjaitan
#gelandang #Emosional #fase grup #liga champion