MEDAN,SUMUTPOS.CO - Tim Dosen dari Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di ECO Farm, Desa Kelambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Rabu (18/9).
Kegiatan ini berfokus pada penerapan aplikasi berbasis teknologi bernama 'Pintar Tani' untuk membantu meningkatkan pemasaran hasil pertanian hidroponik di wilayah tersebut.
Program ini dipimpin Purwa Hasan Putra SKom MKom bersama Tim Dosen lainnya, yakni Julham ST MKom, Dr Arif Ridho Lubis BIT MSc IT dan Azanuddin SKom MKom.
"PKM ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jaringan pemasaran produk pertanian. ECO Farm, yang dikenal dengan hasil sayur hidroponik berkualitas tinggi, menjadi mitra aktif dalam kegiatan ini," katanya.
Purwa menjelaskan, bahwa aplikasi Pintar Tani dirancang untuk memudahkan petani dalam memasarkan produk pertanian mereka secara online. "Sebelumnya, pemasaran di ECO Farm masih terbatas pada metode konvensional seperti penjualan langsung ke konsumen lokal. Melalui aplikasi ini, petani dapat mempromosikan dan menjual produk mereka ke pasar yang lebih luas dengan lebih mudah," ujarnya.
Selain memfasilitasi pemasaran produk, lanjutnya, aplikasi Pintar Tani juga menyediakan informasi lengkap tentang potensi pertanian di Desa Kelambir V. Tim dosen Polmed menyerahkan Aplikasi Pintar Tani lengkap dengan hosting, domain, serta memberikan bantuan biaya pembibitan kepada ECO Farm.
"Penyerahan ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi pemasaran produk pertanian dan mendorong peningkatan produksi di ECO Farm. Aplikasi ini dapat diakses melalui ponsel pintar dan komputer, sehingga memudahkan pengguna dalam memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan," jelasnya.
Sementara itu, Anggota Tim PKM, Julham menambahkan, program PKM ini tidak hanya berhenti pada pengembangan aplikasi. Tim Polmed juga memberikan pelatihan kepada petani mengenai strategi pemasaran digital, termasuk cara menggunakan media sosial dan platform e-commerce untuk memaksimalkan promosi produk. Dengan pelatihan ini, petani diharapkan dapat meningkatkan omset penjualan mereka dan membuka akses pasar yang lebih luas.
"Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, para petani dapat memaksimalkan potensi pemasaran hasil tani mereka, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di pasar yang lebih luas," tambahnya.
Sementara itu, Perwakilan ECO Farm, Heri Sitepu mengungkapkan, sebagai mitra kegiatan, pihaknya sangat berperan aktif dalam menyediakan fasilitas dan bekerja sama dalam pengembangan aplikasi ini.
"Kami sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan Polmed dalam program ini. Dengan aplikasi Pintar Tani, kami berharap pemasaran produk hidroponik kami bisa lebih berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas," ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi contoh penerapan teknologi digital yang efektif di bidang pertanian. "Sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Kelambir V, Deliserdang," harapnya. (dwi/han)
Editor : Redaksi