Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Koperasi Merah Putih di Dairi Susun Rencana Bisnis, Target Beroperasi Oktober 2025

Johan Panjaitan • Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:00 WIB
Kadis Perindagkop Dairi, Iwan Taruna Berutu. (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
Kadis Perindagkop Dairi, Iwan Taruna Berutu. (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Dairi tengah mendorong percepatan operasional Koperasi Merah Putih (KMP) yang terbentuk di 169 desa dan kelurahan. Saat ini, koperasi-koperasi tersebut memasuki tahap penyusunan rencana bisnis serta melengkapi administrasi dan sarana kantor.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Dairi, Iwan Taruna Berutu, saat dikonfirmasi Kamis (21/8/2025), mengungkapkan bahwa enam koperasi sudah lebih dulu memiliki kantor operasional.

Keenamnya berada di Kelurahan Sidiangkat, Kelurahan Panji Dabutar, Kelurahan Pegagan Julu I, Desa Sitinjo II, Desa Belang Malum, Desa Dolok Tolong.

“Sebagai persiapan, pengurus koperasi tersebut telah menyiapkan pola dan rencana bisnis. Ada yang datang langsung ke kantor kami, ada juga yang mengundang kami untuk pendampingan,” ujar Iwan.

Di awal operasionalnya, Koperasi Merah Putih akan menjalankan bisnis penyediaan bahan pangan pokok seperti beras dan minyak goreng. Beberapa koperasi bahkan merancang usaha penyediaan alat pertanian seperti traktor untuk disewakan secara mandiri.

Iwan menyebut, guna mendukung permodalan koperasi, pemerintah telah membuka akses pinjaman dari bank-bank anggota Himbara seperti BNI, Mandiri, dan BRI yang ada di Dairi.

“Platform pinjaman hingga Rp3 miliar per koperasi, dengan jangka waktu enam tahun dan bunga 6 persen per tahun, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025,” terangnya.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Dairi menjadikan program ini sebagai pilot project dengan satu koperasi di setiap kecamatan untuk menjadi percontohan. Diharapkan, koperasi percontohan ini sudah bisa beroperasi pada Oktober 2025.

“Kami juga sudah menjalin koneksi antara Koperasi Merah Putih dengan Bulog serta Sempurna Retail Community (SRC), asosiasi pedagang kelontong di Dairi. Ini agar mereka mudah menjalin kerja sama,” tambah Iwan.

Program KMP menjadi salah satu inovasi strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi desa melalui model koperasi modern dan kolaboratif.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Disperindagkop #bisnis #Koperasi Merah Putih #Sarana