LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mencuat setelah sejumlah pelajar SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut akhirnya mendapat titik terang.
Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG yang dikonsumsi para siswa pada Senin (31/8/2026) dinyatakan negatif. Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang.
Hasil tersebut sekaligus menjadi dasar bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lubukpakam untuk menegaskan bahwa makanan MBG yang dibagikan kepada siswa tidak terbukti tercemar atau menjadi penyebab keluhan kesehatan yang dialami sejumlah pelajar.
Kepala SPPG Deli Serdang Lubukpakam I, II dan III, Herianto, menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut dalam konferensi bersama pihak sekolah dan mitra yayasan SPPG, Jumat (3/9/2026).
Baca Juga: Kalangan Ini Harus Kurangi Konsumsi Nasi Putih, Kenapa?
“Hasil uji lab dari Dinas Kesehatan Deli Serdang yang keluar tanggal 2 September 2026 adalah negatif. Artinya makanan tersebut aman untuk dikonsumsi,” ujar Herianto.
Tujuh Siswa Diperiksa di Klinik
Herianto tidak menampik adanya sejumlah siswa yang mengalami diare setelah mengonsumsi makanan. Namun, ia menegaskan keluhan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai akibat dari MBG yang disalurkan SPPG.
Begitu laporan mengenai siswa yang mengalami gangguan pencernaan diterima, pihak SPPG bersama sekolah langsung mengambil langkah penanganan dengan melibatkan tenaga kesehatan.
“Memang ada beberapa siswa yang mengalami diare. Tapi kami langsung upayakan kesembuhan dengan mengumpulkan siswa, mendatangkan dokter dan tenaga medis dari Puskesmas Lubukpakam,” jelasnya.
Baca Juga: Tak Punya Surat Tanah, Belasan Rumah Korban Angin Kencang Terkendala Bantuan
Sebanyak tujuh siswa kemudian dibawa ke klinik untuk mendapatkan pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi mereka dinyatakan baik dan dapat kembali beraktivitas setelah mendapatkan penanganan serta obat untuk keluhan diare.
Herianto pun meminta pemberitaan mengenai dugaan keracunan tersebut diluruskan setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
“Untuk itu kami meminta kepada rekan-rekan media agar dapat meluruskan berita yang sudah beredar,” pintanya.
MBG Tetap Berjalan
Klarifikasi serupa disampaikan Wakil Kepala SMAN 1 Lubukpakam Muris dan perwakilan Mitra Yayasan SPPG Haru Raya I dan II, Lucky Gurusinga.
Baca Juga: 34 Mahasiswa UINSU Beri Dampak Nyata bagi Warga Lewat KKN di Huta III Dolok Simalungun
Keduanya membenarkan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG menunjukkan hasil negatif.
Dengan hasil tersebut, pelaksanaan program MBG di SMAN 1 Lubukpakam tetap berjalan. Pihak terkait memastikan distribusi makanan bergizi bagi siswa tetap dilakukan dengan memperhatikan standar kesehatan dan keamanan pangan. (btr/han)
Editor : Johan Panjaitan