LANGKAT, SUMUT POS- Bupati Langkat Periode 2009-2019, H Ngogesa Sitepu tutup usia di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Medan, Sabtu (27/9/2025) malam pukul 21.45 WIB.
Kabar duka Ketua DPD Partai Golkar Sumut periode 2015-2018 itu diketahui melalui pesan berantai yang beredar di sejumlah grup jejaring sosial.
Pantauan wartawan tadi malam, ratusan pelayat memadati kediaman almarhum di Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Langkat. Pelayat berasal dari Jiran tetangga, kawan sekolah almarhum hingga politisi.
Wali Kota Binjai, Amir Hamzah juga terlihat melayat pada malam itu. Selain dia, juga ada mantan Bupati Labuhanbatu Utara dua periode, Khairuddin Syah Sitorus.
Ngogesa Sitepu lahir di Padangbrahrang, 30 September 1962, yang saat ini usianya genap 62 tahun. 3 hari lagi, Ngogesa akan bertambah usia, namun Allah SWT lebih sayang dengannya.
Tutup usianya mantan Bupati Langkat dua periode ini meninggalkan duka mendalam banyak pihak. Ngogesa Sitepu dikenal sebagai sosok pemimpin yang bersahaja, visioner dan berdedikasi tinggi dalam membangun daerah.
Sejak muda, Ngogesa dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam organisasi sosial dan kemasyarakatan. Pendidikan terakhirnya sarjana hukum yang menjadi bekal penting dalam meniti perjalanan karirnya di dunia politik dan pemerintahan.
Ngogesa Sitepu mengawali kiprahnya di kancah politik sebagai kader Partai Golkar. Dengan ketekunan dan kemampuan kepemimpinannya, beliau dipercaya memimpin Partai Golkar Sumut.
Puncak karir politiknya adalah ketika dipercaya menjabat sebagai Bupati Langkat selama dua periode (2009–2019). Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Langkat mengalami banyak perubahan, terutama dalam bidang pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Selama menjabat Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat. Ia kerap turun langsung ke masyarakat untuk mendengar aspirasi dan keluhan warganya.
Namun wafatnya Ngogesa Sitepu meninggalkan duka mendalam. Banyak pihak menyampaikan belasungkawa dan doa, baik dari tokoh masyarakat, sahabat politik, maupun masyarakat luas yang pernah merasakan langsung kepemimpinannya. (ted/ram)
Editor : Juli Rambe