Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

28 Petani Sawit dari Kabupaten Batubara ikuti Pelatihan yang Digelar BPDP

Juli Rambe • Rabu, 27 Agustus 2025 | 23:00 WIB
KELEMBAGAAN: Pelatihan penguatan kelembagaan yang diselenggarakan BPDP, Ditjen Perkebunan dan Iskol Agridaya Internasional di Hotel AIHO Medan. (Dok: Istimewa for Sumut Pos)
KELEMBAGAAN: Pelatihan penguatan kelembagaan yang diselenggarakan BPDP, Ditjen Perkebunan dan Iskol Agridaya Internasional di Hotel AIHO Medan. (Dok: Istimewa for Sumut Pos)

 

SUMUT POS- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI (Ditjen Perkebunan) bekerja sama dengan PT Iskol Agridaya Internasional (Iskol) melaksanakan pelatihan penguatan kelembagaan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS).

Pelatihan selama 10 hari dari tanggal 25 Agustus hingga 3 September 2025 di Hotel AIHO Medan ini dalam rangka mendorong penguatan kelembagaan kelompok tani perkebunan kelapa sawit.

Pelatihan diikuti 28 petani sawit dari Kabupaten Batubara. Tujuan pelatihan penguatan kelembagaan ini untuk meningkatkan pengembangan kualitas dan produktivitas kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan di perkebunan rakyat.

Tema pelatihan dibawakan saat ini khusus untuk memperkuat kompetensi pekebun dalam hal kelembagaan, dimana kelembagaan pekebun sawit merupakan salah satu faktor penting untuk memastikan terwujudnya perkebunan rakyat berkelanjutan dan mandiri.

Pembukaan pelatihan dilakukan pada tanggal 25 Agustus 2025 dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara diwakili Kabid Perkebunan Ananda Fadhilah Akbar, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara diwakili Polora Barimbing, serta Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Ir Baginda Siagian MSi yang hadir secara online.

Dalam arahannya Baginda Siagian menyampaikan pentingnya pelatihan ini bagi keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat. 

“Kelembagaan pekebun yang kuat diharapkan dapat menjadi modal dan bekal dalam pengelolaan kelapa sawit ditempat masing-masing peserta. Serta menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para peserta mengikuti pelatihan dengan optimal agar para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam membangun kelembagaan petani yang kuat. Diharapkan juga agar para peserta pelatihan dapat menularkan ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan di pelatihan kepada kelompok tani lainnya.

Senada dengan arahan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara juga menegaskan bahwa pelatihan penguatan kelembagaan SDMPKS sangatlah penting bagi perkebunan sawit rakyat berkelanjutan. (dmp/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#petani sawit #Ditjen Perkebunan #BPDP