Sumutpos.jawapos.com-Season kedua Wednesday telah tayang di Netflix sejak Rabu (6/8) lalu. Di musim ini, ibunda Wednesday (Jenna Ortega), Morticia Addams (Catherine Zeta-Jones), mendapat peran lebih penting dan besar. Zeta-Jones menilai hubungan ibu-anak itu sebagai bentuk kasih sayang menjelang sang anak beranjak besar.
Memasuki tahun ajaran baru di Nevermore, Wednesday harus mengontrol kekuatan psikisnya. Morticia sejak awal sudah curiga ada yang berbeda dengan anaknya. Situasi bertambah pelik saat kekuatan psikis Wednesday hilang dan Morticia menawarkan diri untuk mendampinginya. Tentu saja, sebagai anak yang beranjak remaja, Wednesday enggan. Hubungannya dengan Morticia diuji.
Dalam jumpa pers virtual pekan beberapa waktu lalu, Zeta-Jones mengaku senang akhirnya bisa kembali memerankan Morticia. “Musim ini adalah tentang cerita hubungan ibu-anak yang dinamis,” ujar aktris 55 tahun itu.
Zeta-Jones menjelaskan bahwa Wednesday sebenarnya tidak mau ibu dan keluarganya ada di sekelilingnya atau di sekolah. Namun, sifat keibuan Morticia membuatnya tetap berada di sisi sang putri meski mendapat penolakan. “Morticia dan Wednesday punya kasih sayang yang dalam, hanya saja mereka sangat..berbeda,” ujar Zeta-Jones.
Selain berbeda watak, perbedaan generasi juga menjadi ujian bagi hubungan Morticia dan Wednesday. “Morticia ingin mendidik anaknya agar lebih dewasa sesuai dengan caranya. Morticia ingin menjadi ibu yang berbeda dari ibunya, Hester (diperankan Joanna Lumley, Red),” jelas Zeta-Jones.
Dalam beberapa adegan, Wednesday, dengan perkataan tajam dan sarkasnya, menolak saran ibunya untuk mengendalikan kekuatan. Di sisi lain, Morticia menunjukkan perhatiannya yang tegas namun berlandaskan ketakutan. Bahkan, di satu episode, mereka harus menyelesaikan perdebatan itu dengan sebuah pertarungan pedang. Khas keluarga Addams yang gelap namun humoris.
Karakter Morticia sendiri dikenal dengan dandanannya yang anggun, dingin, dan terkontrol. Namun, di season kedua, ada beragam emosi yang bergejolak di balik penampilannya yang tenang. Mulai dari bangga karena anaknya beranjak besar, khawatir akan keselamatan Wednesday, hingga getir karena mengingat kembali hubungannya dengan Hester. Tak ketinggalan, selera humor gelapnya serta romansa dengan sang suami Gomez Addams (Luiz Guzman).
Bermain dengan ragam emosi itu dinilai Zeta-Jones sebagai sebuah pengalaman menyenangkan. Dia mengaku sangat terbantu dengan cerita dan penokohan detail oleh duo showrunner Miles Millar dan Al Gough serta arahan sutradara Tim Burton.
“Tantanganku adalah bagaimana cara memunculkan unsur komikal, emosional, tapi menjaga agar karakter Morticia tetap terasa nyata,” jelas aktris peraih Piala Oscar untuk Best Supporting Actress di Academy Awards ke-75 itu.
Upaya Zeta-Jones layak diapresiasi. Meski penampilan Morticia terkesan dingin dan berjarak, namun perhatian dan kepeduliannya kepada Wednesday tak ubahnya mirip orang tua pada umumnya. Inilah yang membuat karakter Morticia terasa dekat dengan banyak penonton. Interaksinya dengan Wednesday menambah elemen drama keluarga dan aspek emosional di musim kedua.
Hingga Jumat(8/8) malam, Wednesday menempati urutan pertama di jajaran TV show Netflix Indonesia. Di media sosial dan portal berita pun, serial tersebut mendapat sambutan meriah. “Aku sangat senang atas fenomena ini. Apalagi Wednesday berkisah tentang Outcast, orang-orang buangan. Ini terasa seperti kita merangkul berbagai golongan untuk merasa disambut dengan tangan terbuka,” pungkas Zeta-Jones. (len/jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan