Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ahmad Dhani Kembali Jadi Juri, Sentil Nihilnya Talenta Surabaya

Johan Panjaitan • Rabu, 8 April 2026 | 11:40 WIB
JURI: Ahmad Dhani dipanggil kembali menjadi juri di ajang The Icon Indonesia. (SHAFA DANI/JAWA POS)
JURI: Ahmad Dhani dipanggil kembali menjadi juri di ajang The Icon Indonesia. (SHAFA DANI/JAWA POS)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com Panggung pencarian bakat kembali memanggil Ahmad Dhani. Sosok yang dikenal tajam dalam menilai dan berani dalam bersuara itu kini duduk di kursi juri ajang The Icon Indonesia, membawa satu misi: menemukan identitas baru musik Tanah Air, bukan sekadar pengulangan.

Bagi Dhani, peran ini bukan hal baru. Ia pernah menjadi bagian dari berbagai ajang pencarian bakat, termasuk Indonesian Idol, dan dikenal dengan gaya penilaian yang lugas tanpa basa-basi. Kali ini pun, pendekatannya tetap sama—jujur, bahkan jika terasa pahit.

“Saya akan tetap jadi juri yang jujur. Kalau kurang, ya, kurang,” ujarnya tegas dalam konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta. 

Baca Juga: Gerindra Kritik Pemko Binjai: Tegas ke Pedagang Kecil, Tumpul ke Pelanggar Besar

Sebagai motor di balik kesuksesan Dewa 19 serta karier sejumlah nama besar seperti Mulan Jameela dan Reza Artamevia, Dhani memahami betul bahwa industri musik tidak hanya butuh suara bagus, tetapi juga karakter yang kuat dan orisinal.

Itulah yang menjadi garis tegasnya dalam menilai 24 finalis dari berbagai kota. Ia menolak hadirnya “versi lain” dari penyanyi yang sudah mapan. Baginya, musik Indonesia membutuhkan keberanian untuk tampil berbeda.

“Jangan ada Judika lain, jangan ada Armand Maulana lain, jangan ada Ariel lain. Kalau ada yang mirip, saya coret. Sudah cukup satu,” tandasnya.

Namun di balik antusiasme itu, terselip nada kecewa. Dari puluhan finalis yang tampil, hanya satu yang berasal dari Jawa Timur—dan tidak satu pun dari Surabaya, kota kelahiran Dhani yang juga menjadi titik awal kariernya.

Ketiadaan representasi dari Surabaya dianggapnya sebagai ironi. Kota yang melahirkan banyak musisi besar justru absen di panggung nasional kali ini.

“Kok nggak ada yang dari Surabaya? Saya cukup menyesal. Mungkin nanti saya buat audisi khusus di sana,” ujarnya.

Baca Juga: Audit Dimulai, Fery Simatupang Tekankan Transparansi Total Pengelolaan Keuangan Labusel

Pernyataan itu bukan sekadar keluhan, melainkan sinyal bahwa potensi daerah belum sepenuhnya tergali. Bagi Dhani, panggung seperti ini seharusnya menjadi jembatan bagi talenta-talenta lokal untuk tampil dan bersaing di level nasional.

Kembalinya Dhani sebagai juri bukan hanya menghadirkan warna tersendiri dalam ajang pencarian bakat, tetapi juga menegaskan satu hal: industri musik Indonesia sedang mencari wajah baru—yang berani berbeda, bukan sekadar meniru.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#AHMAD DANI #ORISINAL #surabaya #musisi