Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jangan Biarkan Semangat Lesu, Berikut 8 Makanan Yang Mengandung Hormon Bahagia

Redaksi • Minggu, 10 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Aneka jenis makanan yang mendongkrak hormon bahagia (pikabay.com)
Aneka jenis makanan yang mendongkrak hormon bahagia (pikabay.com)

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Makanan sehat yang mengandung magnesium memainkan peran penting dalam reaksi biokimia dalam tubuh.

Stres menyebabkan tubuh membuang-buang magnesium, jadi menjaganya pada tingkat optimal sangatlah penting, terutama saat stres.

Kalsium, protein, selenium, dan vitamin D juga merupakan nutrisi penting saat kamu ingin bahagia. Makanan sehat tidak hanya baik bagi kesehatan tubuh juga berfungsi ganda meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan.

Makanan sehat mengandung triptofan yaitu asam amino esensial yang digunakan tubuh Anda untuk membuat protein, vitamin, dan enzim.

Ini juga meningkatkan produksi
serotonin dalam tubuh. Serotonin adalah neurotransmitter, atau pembawa pesan kimia, yang meningkatkan suasana hati dan kebahagiaan, meredakan kecemasan, meningkatkan
daya ingat, mengurangi keinginan akan makanan manis dan bertepung, dan membantumu tidur.

Makanan tinggi triptofan dan serotonin meningkatkan kebahagiaan.

Dilansir dari laman Your Tango, berikut makanan sehat yang bisa memicu hormon bahagia.

1. Kacang

Kacang padat nutrisi yang mengandung magnesium, selenium, dan folat dalam jumlah tinggi.

Beberapa kacang mengandung asam amino tirosin, yang berkontribusi pada
penciptaan neurotransmitter dopamin yang mengaktifkan syaraf bahagia.

Makanlah beberapa kacang Brazil saja sehari untuk memenuhi kebutuhanmu.

Sebagai alternatif,
buatlah sekantong campuran kacang-kacangan, ceri, dan coklat hitam dengan bahan-bahan yang lebih enak lagi, dan nikmatilah sesukamu.

2. Pisang

Cara cepat lainnya untuk menjadi bahagia adalah dengan mengonsumsi pisang.

Selain warnanya yang kuning cerah, pisang juga kaya akan vitamin dan mineral seperti
magnesium, potasium, seng, B6, dan vitamin C.

Pisang juga kaya akan triptofan. Jika sulit tidur , cobalah membuat teh pisang dan tidurm akan lebih nyenyak.

3. Gandum

Oatmeal menempati urutan teratas dalam daftar sarapan bergizi karena mengandung karbohidrat kompleks yang meningkatkan penyerapan serotonin, zat besi, B6, magnesium, dan kromium.

Untuk memulai hari dengan baik, siapkan semangkuk irisan pisang dan kacang-kacangan untuk menambah manfaat. Makanan ini akan menstabilkan kadar gula dan
meningkatkan dopamin.

Kamu akan kenyang lebih lama, dan suasana hatimu akan stabil.

4. Ikan

Ikan berlemak penuh dengan asam lemak omega-3, serta vitamin D, B6, dan B12.

Omega khususnya melepaskan dopamin yang menurut beberapa orang mirip dengan berhubungan
intim dengan seseorang.

5. Domba

Domba merupakan sumber zat besi yang ideal dan lebih mudah diserap tubuh dibandingkan daging merah lainnya.

Domba yang diberi makan rumput juga sangat kaya akan seng, B6, B12, dan magnesium . Ini juga mengandung asam linoleat terkonjugasi (CLA), yang melawan efek hormon stres kortisol.

6. Yoghurt Yunani

Tersedia dalam berbagai rasa, yogurt Yunanai merupakan makanan ajaib yang mengandung kalsium, protein, CLA, dan tentu saja probiotik.

Jadikan makanan ini jadi camilan sehari-hari, dan kamu akan melihat perbedaan pada isi hati dan suasana hati.

Makanan fermentasi seperti kimchi dan kefir juga merupakan probiotik alami. Tambahkan sesendok asinan kubis ke dalam makananmu dan lihat bagaimana perasaanmu.

7. Bayam

Daun hijau ini kaya akan seng, magnesium, folat, dan vitamin B lainnya, menjadikannya pilihan ideal untuk disimpan di lemari es.

Tumis, tambahkan ke telur dadar atau sup, atau masukan dalam salad. Masukkan beberapa jamur untuk menambah vitamin D untuk tubuhmu pada saat yang bersamaan.

8. Espreso

Meminum espresso sesekali atau bahkan setiap hari dalam jumlah yang wajar baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian di Harvard menemukan bahwa minum kopi berhubungan
dengan 50 persen lebih sedikit kasus bunuh diri. Alasan yang diajukan adalah kopi membantu produksi neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin.

Kopi kaya akan antioksidan yang mencegah kerusakan sel dan nutrisi penting seperti B2, B3, B5, mangan, dan potasium. Ada yang bilang aroma kopi saja bisa mengurangi stres. Namun, terlalu banyak kafein bisa membuat gelisah, dan hal ini justru buruk jika kamu ingin menghindari kecemasan. Minumlah kopi dengan dosis kafein yang lebih
kecil.

Terlepas dari kepercayaan populer, segelas espresso mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan secangkir kopi yang diseduh.

Jika kamu baru mengenal espresso, pelajari cara meminum espresso seperti orang Italia sejati. Bayangkan kamu berada di sebuah bar di Venesia, minumlah kembali, dan kamu pasti akan tersenyum. (sit)

Editor : Redaksi
#makanan sehat #bahagia #hormon #tubuh