Sumutpos.jawapos.com-Kebiasaan yang terlihat sepele ini ternyata menyimpan ancaman serius. Mandi saat mesin cuci menyala bukan sekadar bikin aliran air terganggu—tapi juga bisa berujung risiko sengatan listrik yang mematikan.
Banyak orang tak menyadari bahwa mesin cuci dan pancuran sering menggunakan jalur air yang sama. Saat mesin mulai mengisi air, tekanan bisa tiba-tiba turun drastis. Akibatnya? Air mandi bisa mendadak berubah—dari hangat jadi dingin dalam sekejap.
Namun, ancaman sebenarnya bukan di situ.
Air adalah penghantar listrik yang kuat. Jika instalasi listrik di rumah bermasalah—seperti kabel lama, grounding buruk, atau mesin cuci yang rusak—arus listrik bisa “bocor” dan merambat melalui air atau pipa.
Baca Juga: Warga Sari Rejo Desak Pustu, dr Dimas Pastikan Masuk RPJMD dan Siap Dikawal
Bayangkan, Anda sedang mandi dalam kondisi tubuh basah, lalu arus listrik mengalir tanpa disadari.
Risikonya bukan lagi sekadar kesetrum ringan—tapi bisa berujung fatal.
Tak hanya itu, penggunaan mesin cuci bersamaan dengan alat listrik lain seperti pemanas air juga bisa memicu beban listrik berlebih. Kabel bisa panas, korsleting mengintai, bahkan berpotensi memicu kebakaran.
Kondisi makin berbahaya jika:
- Instalasi listrik sudah tua
- Tidak ada sistem grounding
- Stopkontak di kamar mandi tidak standar
- Mesin cuci mengalami kerusakan
Meski dalam kondisi rumah modern risiko bisa ditekan, para ahli tetap menyarankan untuk tidak menjalankan mesin cuci saat mandi.
Lebih baik menunggu beberapa menit daripada mengambil risiko besar.
Karena dalam urusan keselamatan, hal kecil yang diabaikan bisa berujung petaka.(bbs/han)
Editor : Johan Panjaitan