Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Disperindag ESDM Sumut Intensif Pantau Harga Pangan, Pastikan Pasokan Aman dan Daya Beli Terjaga

Johan Panjaitan • Minggu, 14 Juni 2026 | 12:45 WIB
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution bersama Kadisperindag dan ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap memantau harga kebutuhan pokok di salah satu pasar beberapa waktu lalu.(Dok : Diskominfo Sumut)
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution bersama Kadisperindag dan ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap memantau harga kebutuhan pokok di salah satu pasar beberapa waktu lalu.(Dok : Diskominfo Sumut)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) terus memperketat pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan serta memastikan harga komoditas strategis tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Disperindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengatakan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan bersama berbagai instansi terkait, termasuk Perum Bulog, Satgas Pangan, serta pemerintah kabupaten dan kota.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menjaga keseimbangan pasar, terutama dalam mengantisipasi potensi gejolak harga akibat gangguan distribusi maupun fluktuasi pasokan.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar bersama seluruh stakeholder, termasuk Bulog dan Satgas Pangan, agar kondisi di lapangan tetap terkendali,” ujar Dedi, Minggu (14/6/2026).

Ia menjelaskan, pemantauan difokuskan pada sejumlah komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga kebutuhan pokok lainnya yang berpengaruh langsung terhadap inflasi daerah.

Baca Juga: PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Gangguan saat Final Piala AFF U-19 Boy's Championship 2026

Selain pemantauan rutin, Disperindag ESDM Sumut juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional guna melihat langsung dinamika harga dan ketersediaan barang di tingkat pedagang. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi pasar sekaligus memastikan pasokan tetap mencukupi.

“Dengan turun langsung ke pasar, kita bisa melihat kondisi sebenarnya, baik dari sisi stok maupun harga. Ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan,” jelasnya.

Dedi menegaskan, hasil pemantauan tersebut menjadi dasar pemerintah dalam mengambil langkah cepat apabila ditemukan indikasi gangguan pasokan atau kenaikan harga yang tidak wajar.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat koordinasi distribusi barang agar tidak terjadi hambatan yang dapat memicu kelangkaan di pasar. Kelancaran distribusi dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Distribusi yang lancar sangat menentukan stabilitas harga. Karena itu, koordinasi dengan semua pihak terus kami perkuat agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila diperlukan, pemerintah akan segera mengambil langkah stabilisasi seperti operasi pasar maupun penguatan stok melalui kerja sama dengan Bulog untuk menekan potensi kenaikan harga.

Baca Juga: Mayoritas Pasien Puas, RSUD Pirngadi Raih Nilai Kepuasan 85,29

“Jika ada gejolak harga, kami siap melakukan intervensi melalui operasi pasar dan langkah stabilisasi lainnya agar harga kembali normal,” tegasnya.

Menurut Dedi, stabilitas harga pangan tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi daerah.

Karena itu, Disperindag ESDM Sumut berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

“Prinsipnya, pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, harga terkendali, dan daya beli tetap terjaga,” pungkasnya.(san/han)

Editor : Johan Panjaitan
#disperindag #esdm #pasokan #harga pangan