Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ini Daftar Nama Petinju Putri yang Masuk Semifinal PON XXI/2024

Admin SP • Rabu, 18 September 2024 | 09:16 WIB
SEMIFINAL: Kejuaraan tinju putri PON XXI/2024 Aceh - Sumut memasuki babak Semifinal (FAJAR/SUMUT POS)
SEMIFINAL: Kejuaraan tinju putri PON XXI/2024 Aceh - Sumut memasuki babak Semifinal (FAJAR/SUMUT POS)


PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO - Sebanyak 18 nomor pertandingan Tinju Putri PON XXI/2024 memasuki babak semifinal, di venue tinju Aula Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar, Rabu (18/9/2024).

Dari 18 pertandingan itu terdiri sembilan kelas, dengan melibatkan sebanyak 36 para petinju.

Di antaranya, di nomor pertandingan 146 kelas putri 45 - 48 Kg petinju Jesika Umbas asal Jawa Barat (JBR) di sudut merah berhadapan dengan petinju peraih medali emas PON Papua XX/2021, Endang asal Nusa Tenggara barat (NTB) di sudut biru. Masih di kelas putri 45 - 48 Kg, petinju Merlin Tomatala asa Papua Barat (PBR) di sudut merah berhadapan dengan petinju Melania G. Langobiri asal Bali (BAL) di sudut biru.

Sedangkan di kelas putri 48 - 50 Kg, petinju Israellah B Saweho asal Sulawesi Utara (SUT) berhadapan dengan petinju Stevani Malaor asal Maluku Utara (MUT) di sudut biru. Masih di kelas putri 40 - 50 Kg, petinju Rαni Κrismayati asal Jawa Timur (JTM) berhadapan dengan petinju Zalza Nabila Amoragam asal Sumatera Utara (SUT) di sudut biru.

Lalu, di kelas putri 50 - 52 Kg, petinju Aldrani Beatrichx Suguro asal Kalimantan Selatan (KSL) peraih medali emas PON Papua XX/2021 di sudut merah berhadapan dengan petinju Yudit Elisabet Maulino asal Nusa Tenggara Timur (NTT) peraih medali perunggu PON Papua XX/2021 di sudut biru. Masih di kelas putri 50- 52 Kg, petinju Lolo Putri Cibro asal Sumatera Utara (SMU) di sudut merah berhadapan dengan petinju Ayu Pramustika asal Jawa Barat (JBR) di sudut biru.

Sementara di kelas putri 52 - 54 Kg, petinju Alfianita Kartika Manopo asal Jawa Barat (JBR) berhadapan dengan petinju Adelin Mayor Sroyer asal Papua Barat (PBR) di sudut biru. Masih di kelas 52 - 54 Kg kg, petinju Hindriawati Haer asal Sulawesi Selatan (SSL) bertemu petinju Novita Sinadia asal DKI Jakarta peraih medali emas PON Papua XX/2021 di sudut biru.

Kemudian di kelas putri 54 - 57 Kg, petinju Ratna Sari Devi asal DKI Jakarta di sudut merah berhadapan dengan petinju Juliandra B.Fanon asal Bali (BAL) di sudut biru. Di kelas putri 54 - 57 Kg petinju Nabila Maharani asal Lampung (LAM) peraih medali perak PON Papua XX/2021 kerika masih di kelas 48 kilogram, berhadapan dengan petinju Erniati Ngongo asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di sudut biru.

Selanjutnya di kelas putri 57 - 60 Kg, petinju Veronika Stevanny Tobias asal Kalimantan Timur (KTM) berhadapan dengan petinju Nurul Izzah asal DKI Jakarta di sudut biru. Masih di kelas putri 57 - 60 Kg petinju Reka Mariana Kasibulan asal Jawa Barat (JBR) berhadapan dengan petinju Evenia Ronalda Daiwag Mahuse asal Papua Selatan (PSL) di sudut biru.

Kemudian di kelas putri 60 - 63 Kg, petinju asal Huswatun Hasanah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) peraih medali emas PON Papua XX/2021 di sudut merah berhadapan dengan petinju Jubaitul asal Kalimantan Timur (KTM) di sudut biru. Masih di kelas 60 - 63 Kg, petinju Irawati Rumbia asal Sulawesi Tenggara (STR) bertanding dengan petinju Dominika Asnat Bayo asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di sudut biru.

Sedangkan di kelas putri 63 - 66 Kg Christina M. Jembay asal Papua Barat (PBR) bertanding dengan petinju Petty Puji Lestari asal Aceh (ACH) di sudut biru. Di kelas putri 63 - 66 kg, petinju Odorkas Pasaribu asal Kalimantan Timur (KTM) bertanding dengan Novizar Maulina asal Sumatera Utara (SMU).
Beralih ke kelas putri 66 - 70 Kg, petinju Retno Apris Listiningsih asal Jawa Barat (JBR) melawan petinju Eldadara Asa Sirait asal Sumatera Utara (SMU) di sudut biru. Dan di nomor pertandingan 163 di kelas putri 66 - 70 Kg petinju Welmy Pariama asal Maluku (MAL) peraih medali perak PON Papua XX/2021 di sudut merah berhadapan dengan petinju Miranda Leonora A Gaman asal Papua Barat (PBR). (fdh/han)

Editor : Redaksi
#pon 2024 #PON Sumut