Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

UMSU Undang Raja dari Malaysia Bekali Mahasiswa Lewat Kuliah Umum

Johan Panjaitan • Sabtu, 22 Maret 2025 | 06:20 WIB
MALAYSIA: Prof Dr Agussani MAP (2 kiri) saat berkunjung ke Universitas Malaysia Perlis, Kamis (20/3). ISTIMEWA/SUMUT POS
MALAYSIA: Prof Dr Agussani MAP (2 kiri) saat berkunjung ke Universitas Malaysia Perlis, Kamis (20/3). ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP secara khusus mengundang Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra memberi kuliah umum dan meninjau Persiapan muktamar Muhammadiyah Tahun 2027.

Undangan disampaikan rektor saat bersilaturahim dan buka puasa bersama di Universitas Malaysia Perlis, Kamis (20/3). Rektor hadir bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Prof Dr Agussani MAP didampingi Wakil Rektor II UMSU Prof Dr Akrim MPd, bendahara BPH UMSU dan Sekretaris PWM Sumut Drs Mutholib MM serta Wakil Dekan I FAI UMSU Dr Zailani.

Rektor mengungkapkan bahwa pihaknya sangat gembira jika Raja Muda Perlis yang juga Rektor Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) mau berkunjung ke kampus UMSU untuk sharing pengetahuan melalui kuliah umum.

Tidak hanya sebagai nara sumber, lanjut rektor, Raja Muda Perlis dapat meninjau progres pembangunan kampus IV UMSU yang akan jadi arena muktamar Muhammadiyah dan Aisyiah tahun 2027. "Kita berharap Raja Muda Perlis juga bisa hadir dalam parhelatan akbar Muktamar Muhammadiyah," katanya.

UMSU dan UniMAP sebelumnya telah menandatangani kesepakatan kerja sama. Kerja sama dengan UniMAP merupakan wujud program internasionalisasi kampus sekaligus guna peningkatan penguatan SDM di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Lewat kerja sama yang ditandatangani kedua pihak sepakat untuk melakukan kegiatan peningkatan SDM melalui pertukaran dosen dan mahasiswa serta kerja sama penelitian. UniMAP merupakan salah satu universitas terkemuka di Malaysia yang khusus mengelola pendidikan tinggi bidang teknik.

Rektor UMSU mengatakan bahwa pihaknya fokus untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di ASEAN, Tiongkok, Jepang dan China Taipei dalam program internasionalisasi kampus. Pilihan menjalin kerja sama perguruan tinggi di lingkup ASEAN dan negara Asia lainnya dinilai lebih membuka peluang untuk tindak lanjut kegiatan.

"Ada banyak hal yang memungkinkan untuk dilaksanakannya kegiatan bersama baik di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Disamping secara geografis, cukup dekat, secara kultur juga banyak kesamaan, sehingga banyak pilihan kegiatan yang dimungkinkan dari kerja sama UMSU dengan perguruan tinggi di ASEAN,” katanya.

Rektor menjelaskan bahwa UMSU telah melaksanakan program kerja sama pendidikan dengan menggelar kegiatan yang bersifat internasional. Berdasarkan catatan, program yang sudah berjalan yakni magang internasional mahasiswa antara lain ke Jepang. Kemudian KKN internasional ke Thailand, Malaysia, Kamboja hingga Arab Saudi. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#kuliah umum #umsu #malaysia #muktamar