SUMUTPOS.CO-Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP menyerahkan insentif publikasi ilmiah Rp1,4 miliar kepada 300 dosen. Sebelumnya, telah diserahkan insentif Rp1,4 miliar batch 1 kepada 202 dosen.
Total insentif yang telah diserahkan sebesar 2,8 miliar. Penyerahan insentif publikasi ilmiah dosen dilaksanakan di Kampus UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan, Selasa (25/3).
Penyerahan insentif bertujuan memotivasi dan memberi penghargaan terhadap karya ilmiah dosen tetap. Adapun publikasi ilmiah yang diberikan insentif berupa jurnal, proseding, HKI, buku, jurnal dari skripsi/tesis/disertasi hingga pengelolaan jurnal.
Program insentif publikasi ilmiah ini merupakan salah satu upaya UMSU dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian dan daya saing akademik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan adanya program ini, Prof Dr Agusani MAP berharap agar lebih banyak dosen yang berkontribusi dalam publikasi ilmiah berkualitas dan memperkuat reputasi akademik UMSU di kancah global.
Prof Dr Agusani MAP menekankan pentingnya program insentif dalam meningkatkan kinerja dan pengakuan akademik universitas.
"Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar pemberian insentif. Tetapi juga bagian dari strategi untuk terus meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional. Program ini akan terus berlanjut di tahun 2025 dengan alokasi dana yang lebih besar," tegasnya.
Rektor menyampaikan bahwa insentif adalah bentuk apresiasi universitas kepada para dosen yang telah bekerja keras dalam penelitian dan publikasi.
"Kita berharap insentif ini dapat menjadi motivasi bagi dosen untuk lebih aktif dalam menghasilkan penelitian berkualitas. Namun, saya juga mengingatkan agar seluruh proses penelitian dilakukan dengan etika akademik yang benar," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa UMSU terus berupaya meningkatkan daya saing universitas melalui berbagai inisiatif strategis. Termasuk penguatan program penelitian dan pengabdian masyarakat, serta kerja sama dengan industri dan lembaga pemerintah.
"Kami terus mendorong para dosen untuk lebih aktif dalam mengajukan hibah penelitian baik di tingkat nasional maupun internasional. Saat ini, masih ada sekitar 200 dosen yang belum mengajukan hibah Dikti, dan ini merupakan peluang besar yang seharusnya dimanfaatkan," tambahnya.
Ketua LPPM UMSU bersyukur atas keberlanjutan program ini. "Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat menyerahkan insentif publikasi ilmiah kepada para dosen yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas akademik UMSU," ungkapnya.
Assoc Prof Dr Muhammad Fitra Jambak MSc menyoroti perkembangan jumlah publikasi UMSU di indeks scopus per 25 Maret yang menunjukkan bahwa jumlah dokumen publikasi di Scopus meningkat menjadi 594. Dibandingkan 580 pada Januari 2025.
"Ini adalah pencapaian yang signifikan bagi universitas dalam meningkatkan kualitas penelitian dan kolaborasi akademik. Selain itu, kita juga mencatat bahwa jumlah dosen yang telah memiliki ID Scopus mencapai 374 orang, setelah dilakukan proses pemetaan ulang terhadap akun-akun yang sempat hilang," tambahnya.
Ketua LPPM menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam penelitian. Saat ini, UMSU telah bekerja sama dengan University Malaysia Perlis, University Tun Hussein Onn Malaysia dan University Sains Malaysia. Jumlah dokumen kolaboratif yang mencapai lebih dari 50 publikasi.
"Kolaborasi antara universitas kita dengan institusi luar negeri juga terus meningkat. Ini adalah salah satu indikator penting dalam pemeringkatan universitas dunia," jelasnya.
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Prof Dr Agussani MAP bersama Wakil Rektor II UMSU Prof Dr Akrim MPd kepada dosen yang menerima insentif diberbagai skema. Diantaranya Dr Firahmi Rizky MKom (skema jurnal), Ambar Wulanari SPd MPd (skema prosiding), Dr Rahmat Ramadani MH (skema hak kekayaan intelektual), Dr Rini Sulistiani MP (skema artikel skripsi/tesis/disertasi), Dr Pinta Pudiyanti Siregar SKet MSc PhD (skema buku) dan Prof Dr Mayasari MSi (skema keynote speaker). (dmp/han)
Editor : Johan Panjaitan