MEDAN, SUMUTPOS. CO - Sejumlah persoalan di Kota Medan akan segera diatasi saat pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani (Ridha-Rani) memimpin Kota Medan untuk periodesasi 2025-2030.
Diantaranya, persoalan ketiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemko Medan yang belum kunjung menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Medan. Adapun ketiga BUMD tersebut, yakni PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH).
Hal itu ditegaskan Prof Ridha Dharmajaya didampingi Abdul Rani saat menghadiri kegiatan syukuran yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDIP, Johannes Haratua Hutagalung di Jalan Pesantren, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (29/9/2024) petang.
"Kami berharap ketiga BUMD milik Pemko Medan tersebut bisa menjadi BUMD yang sehat, ketiga BUMD itu harus bisa menghasilkan PAD untuk Kota Medan. Masalah ketiga BUMD ini akan segera kami (Ridha-Rani) atasi saat kami diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Medan," ucap Prof Ridha.
Dikatakan Prof Ridha, sejatinya ketiga BUMD milik Pemko Medan tersebut sangat berpotensi dalam menghasilkan PAD apabila dikelola dengan baik.
"SDM yang ada di ketiga BUMD tersebut juga akan kita benahi. Kita mau ketiga BUMD itu, mulai dari PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD RPH harus dikelola secara profesional," ujarnya.
Tak hanya masalah BUMD, kata Ridha, pasangan dengan jargon Medan BERANI (Bersama Ridha-Rani) itu juga berkomitmen akan membenahi masalah pendidikan di Kota Medan.
"Pendidikan harus terjangkau dan berkualitas. Jangan sampai biaya pendidikan murah, tapi kualitas pendidikannye jelek. Jangan juga berkualitas, namun biaya mahal sehingga tidak bisa diakses semua lapisan masyarakat," katanya.
Untuk masalah kesehatan, sambung Ridha, pasangan Ridha-Rani akan terus melanjutkan program UHC (Universal Health Coverage) yang ada saat ini. Namun begitu, Ridha memastikan bahwa program berobat gratis dengan menggunakan KTP tersebut akan memberikan pelayanan yang jauh lebih berkualitas.
"UHC akan kita lanjutkan. Namun sistemnya akan kita benahi agar bukan hanya gratis, tetapi masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan yang berkualitas," pungkasnya.
Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Medan, Abdul Rani, mengucapkan selamat kepada Johannes Hutagalung yang telah dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Medan periode 2024-2029.
Ketua DPC PPP Kota Medan itu mengatakan, bahwa Johannes adalah sosok wakil rakyat yang punya komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Di periode 2019-2024 lalu, Johannes ini adalah rekan saya sesama Anggota DPRD Kota Medan. Di periode ini Johannes dipercaya kembali sebagai Anggota DPRD Medan, dan saya diberi kepercayaan sebagai Calon Wakil Wali Kota Medan," kata Abdul Rani pada kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris DPC PDIP Robi Barus dan Bendahara Boydo Panjaitan.
Abdul Rani pun memohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan, khususnya para pendukung Johannes Hutagalung di Pileg Februari 2024.
"Johannes ini seperti adik saya. Saat nanti kami (Ridha-Rani) memimpin Kota Medan, Johannes akan lebih mudah untuk memperjuangkan aspirasi bapak dan ibu. Johannes ini adalah bagian dari bapak/ibu, begitu dengan kami, kami juga bagian dari bapak/ibu," pungkasnya.
(map)