Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Gagal Berangkat, Calon Jamaah Umroh Geruduk Travel Anugerah Makkah

Admin SP • Selasa, 13 Agustus 2024 | 13:15 WIB
GERUDUK: Calon jamaah umroh geruduk travel Anugerah Makkah, Senin (12/8)malam.
GERUDUK: Calon jamaah umroh geruduk travel Anugerah Makkah, Senin (12/8)malam.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Puluhan calon jamaah umroh asal Kota Binjai gagal diterbangkan PT Anugerah Makkah Tour and Travel. Karenanya, puluhan calon jamaah tersebut menggeruduk kantor travel yang berlokasi di Jalan Sudirman, Binjai, Senin (12/8/2024) malam.

Salah satu keluarga korban, Nanda Robby menjelaskan, istrinya atas nama Srimurni gagal berangkat umroh oleh PT Anugerah Makkah Tour and Travel. Istrinya yang menjadi korban gagal terbang umroh bermula dari adanya kesepakatan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.

"Ceritanya ini travel MoU dengan dinas pendidikan, yang jadi salesnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat. Kebanyakan korban dari guru dan kepala sekolah, sistem marketingnya datang ke dinas-dinas," ujar Tanjung saat diwawancarai.

"Istri saya mau umroh karena ada wacana dari kadis pendidikan ingin sama-sama umroh. Jadi karena berpikiran kadis ikut, tak ada terbesit di pikiran kalau travel ini mau menipu," sambung dia.

Dia menjelaskan, kerja sama antara travel dengan Disdik Langkat terjalin atas peran dari seorang pria bernama Rasyid. Kata dia, Rasyid merupakan pensiunan ASN pada Disdik Langkat.

"Dia (Rasyid) ini salesnya dari dinas ke dinas, kaki tangan si Azmi. Ini informasi dari istri saya, Rasyid ini tinggal di polres tadi malam," urainya.

Dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan PT Anugerah Makkah Tour and Travel menguat karena calon jamaah umroh gagal diberangkatkan. Bahkan, menurut dia, jadwal keberangkatannya selalu ditunda.

"Jadwal keberangkatannya selalu ditunda-tunda sampai kemarin, dan paspor serta buku vaksin ditahan oleh si Azmi, owner travel," bebernya.

Informasi diperoleh, Azmi Syahputra disebut-sebut sebagai pemilik travel Anugerah Makkah. Azmi diduga sebagai penipu ulung.

Buktinya, kasus serupa juga terjadi saat Azmi Syahputra memiliki PT Al Maqbul Travel. Laporan dugaan penipuan dan penggelapan PT Al Maqbul Travel juga sudah mendarat di Polres Binjai dengan kerugian mencapai Rp5 miliar.

"Ini owner pernah bermasalah dengan kasus yang sama pada tahun 2018. Saya baca berita mencapai Rp5 miliar (kerugian). Kasihan korban, uang buat umroh ada pinjaman dari koperasi, ada pinjaman dari bank," bebernya.

"Istri saya sudah 4 kali ditunda keberangkatannya. Dari tanggal 4 Juli 2024 ke 7 Juli 2024. Lalu tanggal 8 Agustus 2024 diundur lagi ke 13 Agustus 2024. Bahkan ada juga yang dari Februari 2024 sampai sekarang belum diberangkatkan," sambungnya.

Informasi diperoleh, sedikitnya ada 26 jamaah umroh gagal diberangkatkan travel Anugerah Makkah. Setiap calon jamaah diinformasikan sudah membayar uang tunai untuk berangkat umroh senilai Rp30 juta.

Kantor travel yang digeruduk calon jamaah menyita perhatian masyarakat. Bahkan, aparat kepolisian dari Polsek Binjai Kota juga meluncur ke lokasi.

Terpisah, Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Disinggung Rasyid selaku orang dekat pemilik travel sudah diamankan, dia belum bersedia berkomentar.

"Saya belum dapat info itu (Rasyid ditahan), tapi peristiwanya tadi malam saya dapat informasinya," tukasnya. (ted/han)

Editor : Redaksi
#Travel Anugerah Makkah #calon jamaah umroh