TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan pegawai dan mendeteksi dini risiko Penyakit Tidak Menular (PTM), Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi menggelar kegiatan Deteksi Dini Faktor Risiko PTM bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai instansi pemerintahan.
Kegiatan yang berlangsung sejak 8 Oktober hingga 4 November 2025 ini menyasar puluhan instansi di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi, termasuk Sekretariat Pemko, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini potensi penyakit seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan gangguan metabolik lainnya. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, pegawai bisa segera melakukan langkah pencegahan,” ujar Narayanti Sirait dari bagian P2PN Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi.
Berdasarkan jadwal yang diterbitkan, pemeriksaan dilakukan secara bergilir di setiap kantor dinas. Total ada 18 instansi yang menjadi lokasi skrining, dengan lebih dari 1.200 ASN mengikuti pemeriksaan. Adapun layanan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan oleh tenaga medis profesional.
Pelaksanaan kegiatan dimulai di Sekretariat Pemko pada 8–10 Oktober dengan jumlah 200 pegawai dan 135 orang yang berhasil diskrining. Selanjutnya di Bappeda pada 13 Oktober diikuti 52 pegawai, lalu Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata bersama Dinas Perpustakaan pada 14 Oktober dengan total 95 peserta.
Kegiatan berlanjut di Satpol PP pada 15 Oktober, Dinas Kominfo pada 16 Oktober, dan Inspektorat pada 17 Oktober. Pada 20 Oktober, pemeriksaan digelar di BKPSDM, kemudian Disdukcapil pada 21 Oktober, serta Dinas PUPR pada 22 Oktober.
Berikutnya, kegiatan berlangsung di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan pada 23 Oktober, Dinas Perhubungan pada 24 Oktober, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian pada 27 Oktober. Pemeriksaan dilanjutkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat pada 28 Oktober, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB pada 29 Oktober.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup menjadi lokasi pemeriksaan pada 30 Oktober, dilanjutkan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM pada 31 Oktober, BPKPD pada 3 November, dan ditutup di Dinas Kesbangpol pada 4 November 2025.
Antusiasme ASN terbilang tinggi di setiap instansi. Di Sekretariat Pemko, dari 200 pegawai, 135 orang mengikuti pemeriksaan. Sedangkan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, sebanyak 70 dari 117 pegawai turut berpartisipasi.
Kabid Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, Hieronimus Meliala, saat ditemui di Aula Dinas Lingkungan Hidup mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah kota.
Baca Juga: Underpass HM Yamin Gelap Gulitq, Ternyata Kabelnya Habis Dicuri
“Kegiatan ini baru pertama kali kita laksanakan tahun ini, dan ke depan akan dijadikan agenda rutin tahunan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan berharap akan tumbuh budaya hidup sehat di kalangan ASN Tebingtinggi. Hasil pemeriksaan juga akan dijadikan bahan evaluasi untuk pembinaan kesehatan lebih lanjut di setiap instansi.
Dengan langkah ini, Pemko Tebingtinggi menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan mendukung kinerja optimal aparatur negara.
Editor : Johan Panjaitan