Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lima Pria yang Diamankan Warga Diduga Warga Rohingya, Terdampar di Kabupaten Labura

Johan Panjaitan • Jumat, 5 Desember 2025 | 13:30 WIB

Empat dari Lima pria yang diamankan warga, diduga merupakan warga negara Rohingya yang terdampar di Kabupaten Labura.
Empat dari Lima pria yang diamankan warga, diduga merupakan warga negara Rohingya yang terdampar di Kabupaten Labura.

LABURA, Sumutpos.jawapos.com- Perkebunan Mambang Muda, Kecamatan Kualuhhulu, mendadak heboh pada Kamis (4/12/25) setelah warga menemukan lima pria asing yang diduga merupakan warga negara Rohingya. Empat dari mereka diyakini bagian dari kelompok etnis Rohingya, sementara satu lainnya masih dalam pendalaman. Salah satu dari lima pria itu tampak mengalami luka cukup serius pada kaki kirinya.

Kelima pria tersebut pertama kali terlihat di area Afdeling II sebelum kemudian diamankan dan dibawa warga ke kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk penanganan awal. Di sana, petugas berupaya melakukan komunikasi, meski kendala bahasa menjadi hambatan utama. Hanya satu orang yang mampu berbicara dalam bahasa Inggris, itu pun dengan artikulasi terbata-bata.

Baca Juga: Bupati Fery Sampaikan Pesan Humanis di Perayaan Natal Pemkab Labusel 2025

Melalui percakapan terbatas tersebut, lima pria itu memperkenalkan diri sebagai Mhd Nazaruddin, Mhd Ifazul Islam Rokon, Mhd Dildar Hossian, Mhd Sirajul Hoiqe, dan Mhd Hares. Mereka mengaku berasal dari wilayah Myanmar–Bangladesh, kawasan yang kerap menjadi titik eksodus etnis Rohingya akibat konflik dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Mereka juga menyampaikan bahwa tujuan perjalanan mereka sebenarnya adalah Malaysia. Ketika ditanyakan mengenai dokumen identitas, hanya satu dari mereka yang masih memilikinya. Empat lainnya mengaku kehilangan dokumen saat dalam perjalanan, yang diduga dilakukan melalui jalur laut dengan risiko besar.

Usai pendataan dan komunikasi awal, Dinas PPPA berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian untuk langkah penanganan lanjutan. Pada akhirnya, kelima warga asing tersebut diserahkan kepada pihak Imigrasi Tanjung Balai guna pendalaman identitas, pemeriksaan legalitas, serta penanganan sesuai ketentuan keimigrasian dan kemanusiaan. (mag-11/han)

Editor : Johan Panjaitan
#terdampar #rohingya #malaysia