DELI SERDANG, Sumutpos.jawapos.com– Tragedi memilukan terjadi di Dusun I, Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (10/3/2026) pagi. Sepasang suami istri lanjut usia ditemukan tewas terpanggang setelah rumah kayu yang mereka tempati tiba-tiba dilalap api.
Korban diketahui bernama Arifin Siregar (79) dan istrinya Rohani Lubis (74). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu berlangsung sangat cepat hingga membuat warga sekitar tak sempat menyelamatkan keduanya.
Menurut informasi yang dihimpun, api tiba-tiba membesar dan langsung melahap seluruh bagian rumah yang didominasi material kayu. Dalam hitungan menit, kobaran api berubah menjadi besar dan menghanguskan bangunan beserta seluruh isi rumah.
Warga sekitar sempat panik melihat kobaran api yang semakin membesar. Mereka berusaha memadamkan api secara manual menggunakan ember dan peralatan seadanya. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena api terus berkobar hebat.
Babinsa Desa Rugemuk dari Koramil Beringin, Kodim 0204/DS, Imran mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan warga.
“Iya benar, kejadiannya tadi pagi. Dua orang pemilik rumah ditemukan meninggal dunia di dalam rumah yang terbakar. Api sudah berhasil dipadamkan dan korban sudah dimakamkan siang tadi,” ujarnya.
Kepala Desa Rugemuk, Muliadi, mengungkapkan bahwa saat kebakaran terjadi, Rohani Lubis sedang berada di kamar dalam kondisi sakit. Sang suami diduga berusaha menyelamatkan istrinya, namun api yang begitu cepat membesar membuat keduanya tidak sempat keluar dari rumah.
“Korban memang sudah tua dan yang perempuan sedang sakit. Posisinya di kamar. Suaminya sempat mencoba menyelamatkan, tapi api cepat sekali membesar. Setengah jam saja rumah sudah habis,” kata Muliadi.
Rumah korban diketahui berada tidak jauh dari rumah anak dan kerabatnya. Namun cepatnya api membesar membuat warga tidak bisa berbuat banyak.
Material rumah yang terbuat dari kayu membuat api dengan mudah menjalar ke seluruh bangunan hingga akhirnya meludeskan rumah beserta penghuninya.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Tangis keluarga pecah saat jenazah kedua korban dimakamkan pada Selasa siang, menandai akhir tragis dari pasangan lansia yang selama ini dikenal hidup sederhana di desa tersebut.(bbs/han)
Editor : Johan Panjaitan