PADANG LAWAS, SUMUT POS– Di pinggir jalan penghubung menuju Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ada seorang wanita paruh baya yang hidup sendiri. Hingga kini, masyarakat sekitar tidak mengetahui nama, asal usul dan keluarganya.
Kondisinya memprihatinkan, karena diketahui dia menderita stroke.
Setiap hari, dia berteduh disebuah gubuk tepatnya di depan sebuah gudang barang rongsokan.
Baca Juga: Pangdam 1/BB: 353 Unit Koperasi Merah Putih di Sumut Siap Operasional
"Kalau sudah hujan lebat ditambah angin kencang, habis semua basah kuyup. Kasihan sekali, apalagi kondisinya sedang sakit," ujar salah seorang warga yang kerap melintas di area tersebut, Sabtu (16/5/2026).
Tak hanya dinginnya angin malam dan basahnya air hujan, ibu ini juga harus akrab dengan aroma tak sedap yang menyengat di sekitar gubuknya akibat tumpukan kotoran dan air kencing. Di tengah keterbatasan fisiknya yang digerogoti stroke, ia tak lagi mampu menjaga kebersihan dirinya sendiri.
Bagi pengguna jalan atau warga sekitar yang melintas, pemandangan ibu ini yang perlahan mendekati kendaraan bukanlah hal yang asing. Dengan langkah kaki yang tertatih dan wajah yang tampak begitu kuyu, ia sering kali terpaksa meminta makanan demi mengganjal perutnya yang lapar.
Setiap uluran tangan dan sebungkus nasi dari warga laksana mukjizat kecil baginya. Namun, kebaikan swadaya dari masyarakat sekitar tentu ada batasnya. Ibu ini tidak hanya butuh makan hari ini, ia butuh perawatan medis yang layak agar bisa sembuh dari stroke yang dideritanya.
Sampai hari ini, sosoknya masih menjadi misteri. Belum ada satu pun warga yang berhasil menggali informasi mengenai nama lengkap, asal-usul, maupun keberadaan keluarga dari ibu malang ini.
Warga sekitar berharap, agar Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas dapat mengambil tindakan.
Begitu juga dengan kepala desa yang harus mengambil inisiatif untuk melaporkan kondisi ibu tersebut kepada kepala desa. (mag-12/ram)
Editor : Juli Rambe