Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rumah Lansia di Dairi Hangus Terbakar Saat Ditinggal Ibadah di Gereja

Johan Panjaitan • Minggu, 14 Juni 2026 | 16:45 WIB
TERBAKAR. Satu unit rumah milik, Marsita boru Sihombing hangus terbakar, Minggu (14/6/2026. ( RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
TERBAKAR. Satu unit rumah milik, Marsita boru Sihombing hangus terbakar, Minggu (14/6/2026. ( RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Satu unit rumah sekaligus tempat usaha kelontong milik Marsita boru Sihombing (60) di Desa Pegagan Julu 9, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, hangus dilalap api pada Minggu (14/6/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena sang pemilik sedang mengikuti ibadah di gereja. Situasi itu membuat api dengan cepat membesar sebelum sempat dipadamkan oleh warga sekitar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran BPBD Dairi, Amudi Situmeang, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian.

“Kami langsung mengirim dua unit mobil pemadam dari Pos Sidikalang dan Pos Sumbul setelah menerima informasi adanya kebakaran,” ujar Amudi.

Baca Juga: Hingga Pertengahan Juni, 44 Anak Jadi Korban Kekerasan di Medan, Robi Barus: Pengawasan Orangtua Harus Diperketat

Namun, saat petugas tiba di lokasi, api sudah terlanjur membesar dan melahap hampir seluruh bagian bangunan yang difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus warung kelontong. Akibatnya, tidak banyak barang yang dapat diselamatkan.

Menurut Amudi, kondisi rumah yang kosong saat kejadian membuat proses penyelamatan barang-barang menjadi sulit dilakukan. Pemilik rumah yang merupakan seorang lansia sedang berada di gereja saat peristiwa itu terjadi.

“Pemilik rumah sedang beribadah di gereja ketika kebakaran terjadi, sehingga rumah dalam keadaan kosong,” jelasnya.

Dari hasil dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Kemungkinan besar akibat arus pendek listrik, tetapi tetap akan kami lakukan pendalaman,” tambahnya.

Baca Juga: Pasokan BBM Sumut Dipastikan Aman, Pemerintah Imbau Warga Tak Terjebak Panic Buying

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah tinggal maupun tempat usaha.

Hingga api berhasil dipadamkan, rumah Marsita boru Sihombing telah rata dengan tanah dan menyisakan puing-puing bangunan. Warga sekitar turut membantu proses pemadaman awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Editor : Johan Panjaitan
#rumah #ibadah #lansia #terbakar