Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bukan Maldives atau Paris, Ini 10 Surga Tersembunyi Favorit Orang Kaya

Johan Panjaitan • Minggu, 9 November 2025 | 11:20 WIB
Para wisatawan swa foto dengan latar belakang keindahan pulau-pulau dan laut di Rajaampat. (instagram rajaampatexpert)
Para wisatawan swa foto dengan latar belakang keindahan pulau-pulau dan laut di Rajaampat. (instagram rajaampatexpert)

Sumutpos.jawapos.com-Ada jenis kekayaan yang tidak perlu dipamerkan — kekayaan yang memilih keheningan, privasi, dan ketenangan di atas segalanya. Mereka yang benar-benar menikmati kemewahan sejati jarang berlibur ke tempat ramai atau viral di media sosial. Sebaliknya, mereka mencari destinasi yang “berbisik”, bukan yang berteriak.

Dilansir geediting.com, ada sepuluh tempat yang diam-diam menjadi tujuan para kalangan atas — dan alasan mengapa Anda mungkin belum pernah mendengarnya.

1. Bhutan, Negeri dengan Kebahagiaan yang Diukur
Bhutan tidak mengukur kesuksesan dengan GDP, tetapi dengan Gross National Happiness. Negara kecil di Himalaya ini membatasi wisatawan dengan biaya harian untuk menjaga kelestarian budaya dan alam. Keheningan dan kesederhanaannya menarik mereka yang ingin “menghapus kebisingan” hidup modern.

2. The Cotswolds, Inggris
Dua jam dari London, kawasan pedesaan ini menyuguhkan pemandangan klasik: rumah batu kuno, bukit hijau, dan kedai teh tua. Para bangsawan memilih menginap di rumah pribadi, menikmati ketenangan tanpa hiruk pikuk.

3. Pulau Laucala, Fiji
Milik pendiri Red Bull, pulau pribadi ini hanya menerima segelintir tamu eksklusif melalui rekomendasi pribadi. Setiap vila punya kolam renang pribadi dan koki sendiri. Tidak ada influencer, hanya keheningan dan kemewahan sejati.

4. Luang Prabang, Laos
Kota warisan dunia UNESCO ini dikenal karena arsitektur kolonial Prancis dan biara Buddha yang damai. Para pengunjung kaya datang untuk merasakan anonimitas total — meditasi di tepi Sungai Mekong tanpa sorotan kamera.

5. Kepulauan Faroe
Di antara Islandia dan Norwegia, gugusan 18 pulau vulkanik ini jadi tempat “detoks digital” favorit. Tidak ada resort mewah, hanya alam liar dan keheningan yang bisa membuat siapa pun kembali menemukan dirinya sendiri.

6. Svalbard, Norwegia
Setengah jalan menuju Kutub Utara, Svalbard menyuguhkan aurora borealis tanpa keramaian. Para pelancong datang bukan untuk kemewahan, tetapi untuk perspektif — menyadari betapa kecilnya manusia di hadapan alam.

7. Colmar, Prancis
Kota dongeng di Alsace ini seperti lukisan hidup: rumah-rumah kayu, kanal tenang, dan jalan berbatu. Pengunjung setia datang setiap tahun untuk menikmati pesona sederhana yang tak lekang waktu.

8. Raja Ampat, Indonesia
Surga tersembunyi di Papua Barat ini memiliki keanekaragaman laut tertinggi di dunia. Perjalanan yang sulit membuatnya tetap eksklusif. Di sini, waktu seolah berhenti, sinyal ponsel lenyap, dan jiwa menjadi ringan.

9. Desa-Desa Sunyi di Danau Como, Italia
Alih-alih Bellagio yang padat, para elite memilih tinggal di desa kecil seperti Nesso atau Argegno. Di sana, vila-vila pribadi diwariskan turun-temurun, bukan disewakan. Pemandangan danau yang tenang jadi bentuk kemewahan sejati.

10. Padang Pasir Namibia
Lodges ramah lingkungan seperti Wolwedans menawarkan pemandangan gurun tak berujung. Tidak ada Wi-Fi, hanya langit penuh bintang dan ruang untuk berpikir. Di sini, keheningan menjadi bentuk kekayaan paling murni.

Tempat-tempat ini tidak viral karena memang tidak diciptakan untuk perhatian. Mereka ada bagi yang menghargai keaslian, privasi, dan kedamaian. Kalangan atas tidak menyembunyikan destinasi ini — mereka hanya memilih apa yang dunia modern sering lupakan: ruang, keheningan, dan kebebasan dari kebisingan.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#viral #destinasi #media sosial #orang kaya