Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kalah 1-0 dari Australia, Garuda Muda Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026

Juli Rambe • Kamis, 11 Juni 2026 | 22:22 WIB
AFF U-19: Timnas Indonesia U-19 melawan Timnas Australia U-19 pada semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara. (Dok: Ihsan Syahreza/Sumut Pos)
AFF U-19: Timnas Indonesia U-19 melawan Timnas Australia U-19 pada semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara. (Dok: Ihsan Syahreza/Sumut Pos)

 

DELISERDANG, SUMUT POS- Langkah Timnas Indonesia U-19 menuju partai puncak ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 2026 harus terhenti di babak semifinal. Garuda Muda takluk dengan skor tipis 0-1 dari Australia U-19 pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026).

Pertandingan yang dipimpin wasit asal Kazakhstan, Bainazarov Alimardon, tersebut disaksikan oleh 22.628 penonton yang memadati Stadion Utama Sumatera Utara.

Atmosfer meriah yang diciptakan para suporter menjadi penyemangat bagi skuad asuhan Nova Arianto yang turun dengan kekuatan terbaik, termasuk hadirnya Matthew Baker yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia senior pada agenda FIFA Matchday.

Baca Juga: Hakim PN Medan Tangguhkan Penahanan Dua Terdakwa Kasus Pertalite 25 Liter

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Indonesia dan Australia saling melancarkan serangan demi mencari gol cepat. Namun, Australia tampil lebih dominan dalam penguasaan permainan dengan mengandalkan kecepatan serangan dari sektor sayap yang dibangun oleh Amlani Tatu dan Peter Antoniou.

Australia nyaris membuka keunggulan pada menit kedelapan. Berawal dari aksi individu Mehdin Mehti yang berhasil melewati pemain belakang Indonesia, pemain muda Australia itu melepaskan penyelesaian akhir yang masih belum mampu menaklukkan penjaga gawang Indonesia, Dafa Al Gasemi Setiawarman.

Tekanan yang terus diberikan Australia membuat Indonesia lebih banyak bertahan. Garuda Muda baru mampu menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-26 melalui Muhammad Al Gazani Dwi Sugandi. Gelandang Indonesia tersebut melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melenceng dari sasaran dan hanya melebar di sisi gawang yang dijaga George Plusnin.

Tiga menit berselang, Australia kembali memperoleh peluang emas. Kali ini melalui sepakan mendatar Lawrens Wong pada menit ke-29. Beruntung bagi Indonesia, Dafa Setiawarman tampil sigap untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Meski kedua tim saling menciptakan peluang, tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Australia kembali mengambil inisiatif serangan dan terus memberikan tekanan kepada lini belakang Indonesia. Namun, Garuda Muda sempat mengancam pada menit ke-54 ketika Arkhan Kaka Putra Purwanto berhasil menerobos pertahanan lawan. Sayangnya, penyelesaian akhir penyerang muda Indonesia itu masih melebar di sisi kiri gawang Australia.

Indonesia kembali memperoleh kesempatan pada menit ke-66. Kali ini melalui upaya Matthew Baker yang ikut membantu serangan. Namun, rapatnya pertahanan Australia membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.

Semenit kemudian, Australia membalas melalui tendangan jarak jauh sang kapten, Haine Eames. Bola yang dilepaskan dari luar kotak penalti hanya melenceng tipis dari gawang Indonesia dan membuat para pendukung Garuda Muda sempat menahan napas.

Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, Indonesia meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-80, Dimas Adi Prasetyo hampir membawa Indonesia unggul setelah menerima umpan silang dari Matthew Baker. Namun, bola hasil penyelesaiannya masih belum menemui sasaran dan melebar dari gawang Australia.

Ketika pertandingan diperkirakan akan berlanjut ke babak tambahan, Australia justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-88. Markus Edward Neil sukses membobol gawang Indonesia setelah menerima umpan terobosan dan menyelesaikannya dengan baik.

Gol tersebut sempat memicu perdebatan karena pemain Indonesia menganggap telah terjadi pelanggaran atau posisi offside. Wasit Bainazarov Alimardon kemudian meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya memutuskan mengesahkan gol tersebut.

Tertinggal satu gol di penghujung laga, Indonesia berupaya membalas dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Australia. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol balasan yang berhasil diciptakan.

Skor 1-0 untuk kemenangan Australia pun bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut memastikan Young Socceroos melangkah ke partai final dan akan menghadapi Thailand U-19 yang sebelumnya menang meyakinkan 4-0 atas Kamboja pada semifinal lainnya.

Sementara itu, Indonesia U-19 harus mengubur impian tampil di final dan akan berjuang memperebutkan posisi ketiga. Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Kamboja U-19 pada laga perebutan tempat ketiga.

Baik partai final maupun pertandingan perebutan peringkat ketiga akan digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Stadion Utama Sumatera Utara.

Hasil Semifinal Piala AFF U-19 2026

Indonesia U-19 0-1 Australia U-19

Thailand U-19 4-0 Kamboja U-19

Jadwal 13 Juni 2026

Perebutan tempat ketiga: Indonesia U-19 vs Kamboja U-19

Final: Australia U-19 vs Thailand U-19

Kekalahan ini memang menghentikan langkah Garuda Muda menuju gelar juara, namun perjuangan para pemain muda Indonesia di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Utama Sumatera Utara tetap menunjukkan semangat juang tinggi hingga menit-menit akhir pertandingan.(san/ram)

Editor : Juli Rambe
#aff u-19 2026 #semifinal aff u-19 #timnas u-19 #pssi #Garuda Muda