SUMUT POS- Universitas Medan Area (UMA) menyambut 1.531 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Jumat (12/9/2025). Mahasiswa baru UMA berasal dari delapan fakultas dan pascasarjana.
Kegiatan di aula UMA ini mengambil tema: Membangun Generasi Muda Unggul dan Berdaya Saing Global melalui Pembelajaran Digital.
Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mengingatkan mahasiswa untuk mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat global dengan sistem pembelajaran berbasis digital. Kemudian dapat menyelesaikan pendidikan di UMA tepat waktu.
UMA, menurut rektor, merancang lulusan sarjana dalam 3,5 tahun dan lulusan magister dalam 1,5 tahun. Hal ini untuk mengantisipasi semangat mahasiswa yang ingin lulus lebih cepat dengan prestasi terbaik.
"Melalui kegiatan PKKMB, mahasiswa harus semangat dan memacu diri bahwa sukses. Ditopang oleh kesadaran sendiri karena mahasiswa yang tahu minat dan keinginan ke depan. UMA hanya membantu mengarahkan dan menginspirasi agar mahasiswa," pesan rektor.
Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc menjelaskan UMA terus mempersiapkan menjadi Green Digital University (GDU) tahun 2029. Mengintegrasikan teknologi digital dengan konsep kampus hijau yang asri, bersih, nyaman dan sehat.
"Yang mengutamakan lulusan dengan kompetensi di bidang green sustainable digital, green sustainable economic serta sustainable engineering and environment," kata rektor.
GDU berarti kampus dirancang dengan prinsip-prinsip hijau dengan pengelolaan berbasis digital.
"GDU ini sebagai langkah UMA untuk berkompetisi di tingkat dunia. Lulusan UMA juga harus mampu bersaing di tingkat global dan memiliki kemampuan yang dibutuhkan," harapnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs M Erwin Siregar MBA juga mengingatkan agar mahasiswa baru punya target agar cepat lulus. Selain itu mahasiswa UMA dapat menunjukkan prestasi dengan mengikuti kompetisi dari universitas maupun pemerintah.
Drs M Erwin Siregar MBA juga berpesan agar mahasiswa meraih prestasi akademik. Ketua YPHAS optimis
PKKMB UMA mampu membangun nilai-nilai kebangsaan dan karakter mahasiswa.
"Upayakan IPK minimal 3,8. Di UMA ada banyak fasilitas beasiswa. Ada beasiswa KIP, beasiswa YPHAS, beasiswa Bank Indonesia dan dari mitra lainnya. Kalau ada kompetisi, ikuti," katanya.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Minat Bakat dan Karir UMA Dr Rizkan Zulyadi MH melaporkan bahwa UMA memiliki berbagai program dan timeline kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa untuk meraih prestasi.
Untuk itu, kata Dr Rizkan Zulyadi MH, mahasiswa harus menggali kemampuannya untuk mengasah skill intelektual selain pentingnya memiliki softskill.
"Tanamkan semangat disiplin, tanggung jawab dan kesadaran kebangsaan," ujarnya.
Pada PKKMB UMA ini juga disampaikan sambutan Menteri Diktisaintek Prof Brian Yuliarto MEng PhD secara daring. Menteri juga menegaskan agar mahasiswa UMA menjadi generasi emas yang berdampak bagi diri, keluarga, masyarakat dan bangsa.
"Kami ingin tidak hanya pengetahuan dan keterampilan yang kalian pelajari di kampus. Jadilah pemimpin nyata, berintegritas, kreatif, adaptif, kolaboratif dan peduli terhadap masyarakat," sebelumnya.
Ada juga pembekalan materi yang disampaikan Sherlly Maulana ST MT (wakil rektor bidang penjamin mutu pendidikan dan pembelajaran), Yoffi Adinata SPd MSi (praktisi pendidikan) dan Brigjen TNI Dr Parluhutan Sagala MH diwakili Letkol CHK (PR) Sidabutar SH MH.
Pemateri antara lain memaparkan tentang transformasi pendidikan 4.0 dan lulus tepat waktu. Materi lainnya adalah pembinaan karakter, kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa serta pembinaan kesadaran bela negara. (dmp/ram)
Editor : Juli Rambe