Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

PPH Kerjasama Pemko Tebingtinggi dan Bulog, akan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Admin SP • Rabu, 2 Oktober 2024 | 19:36 WIB
TINJAU: Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi didampingi Kadis Perdagangan, UMKM dan Koperasi Zahidin meninjau pelaksanaan PPH di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS
TINJAU: Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi didampingi Kadis Perdagangan, UMKM dan Koperasi Zahidin meninjau pelaksanaan PPH di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO - Penjabat Wali Kota Tebingtinggi, Moettaqien Hasrimi didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Zahidin meninjau langsung pelaksanaan Pasar Pengendalian Harga (PPH) yang kembali digelar Pemerintah Kota Tebingtinggi di di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (3/10).

Pelaksanaan Pasar Pengendalian Harga ini merupakan sebagai salah satu upaya Pemko Tebingtinggi dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Pada peninjauan itu, Pj Wali Kota Moettaqien Hasrimi menegaskan bahwa kegiatan PPH ini akan terus dilaksanakan sampai harga kebutuhan pokok, khususnya beras, minyak goreng, dan gula, berada pada kondisi yang stabil.

“PPH ini kita laksanakan selama dua hari, pada tanggal 2 sampai dengan tanggal 3 Oktober 2024. Untuk dua hari itu, kita sediakan beras sebanyak 30 ton, dengan rincian 10 ton untuk hari pertama dan 20 ton untuk hari kedua. Selain itu, minyak goreng disediakan sebanyak 1.000 liter, serta gula sebanyak 500 kg selama 2 hari," jelas Moettaqien.

Lebih lanjut, Moettaqien menyebutkan bahwa harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar ini telah disubsidi agar lebih terjangkau. Harga beras kita tetapkan Rp58.000 per 5 kg, minyak goreng Rp15.000 per liter, dan gula Rp17.000 per kilogram.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan harga dan bila kondisi belum stabil, kami akan lanjutkan. Insyaallah, bulan depan, tepatnya tanggal 6 sampai dengan tanggal 7 November 2024, kita laksanakan lagi," tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Zahidin, berharap kegiatan ini dapat membantu beban masyarakat, khususnya dalam stabilitas harga pangan pokok.

“Kami berharap dengan adanya pasar pengendalian harga ini, masyarakat bisa terbantu dan beban mereka bisa sedikit berkurang. Terutama dalam hal stabilisasi harga beras, minyak goreng dan gula," jelasnya.

Zahidin juga menambahkan bahwa warga dapat membeli 4 karung beras perorangnya. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret dari Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah lonjakan harga yang sering terjadi.

"Dengan menggelar pasar pengendalian secara berkala, diharapkan harga kebutuhan pokok di Tebingtinggi dapat terus terkontrol dan meringankan beban masyarakat," tutup Zahidin. (ian)

Editor : Redaksi
#Pemko Tebingtinggi #bulog