LABURA, Sumutpos.jawapos.com-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar Konferensi Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Kualuh Hulu di Hotel Anugrah, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan itu menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru masa khidmat berikutnya.
Konferensi tersebut dihadiri langsung Ketua PCNU Labuhanbatu Utara H. Ahmad Buhori, SH, jajaran pengurus NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader Nahdliyin, serta para undangan lainnya.
Sejak awal kegiatan, suasana musyawarah berjalan hangat dengan tetap menjunjung tinggi nilai persatuan, kebersamaan, dan tradisi dialog khas Nahdlatul Ulama.
Forum konferensi tidak hanya menjadi ruang evaluasi program kerja organisasi, tetapi juga wadah memperkuat komitmen pengabdian kepada umat dan masyarakat.
Baca Juga: Tiga Pencuri Kabel di Eks Plaza Delimas Lubukpakam Tertangkap Tangan Saat Beraksi
Melalui sidang pleno yang berlangsung demokratis dan penuh mufakat, peserta konferensi akhirnya menetapkan Zulfitar Sitorus sebagai Rois Syuriah MWC NU Kualuh Hulu dan Sulaiman Zuhdi Ritonga sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Kualuh Hulu.
Ketua PCNU Labuhanbatu Utara H. Ahmad Buhori menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus terpilih dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi besar yang harus terus dijaga melalui semangat keikhlasan, pengabdian, dan kebersamaan seluruh kader di setiap tingkatan.
Dalam arahannya, Ahmad Buhori juga mengingatkan pentingnya menjalankan organisasi secara menyeluruh atau kaffah, bukan sekadar menjadikan NU sebagai tempat mencari kepentingan pribadi.
“Ber-NU lah secara kaffah dan mari kita sama-sama mengurusi NU, bukan meminta diurusi NU. Insya Allah kita akan merasakan barokahnya ber-NU,” ujarnya di hadapan peserta konferensi.
Baca Juga: Herawati Buka Peluang Damai dengan Erin
Ia menambahkan, kehadiran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif.
Konferensi MWC NU Kualuh Hulu pun ditutup dengan semangat optimisme dan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin aktif, solid, dan dekat dengan kebutuhan umat di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.(mag-10/han)
Editor : Johan Panjaitan