LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Malam di Rantauprapat belum benar-benar terlelap ketika deretan kendaraan patroli bergerak meninggalkan Mapolres Labuhanbatu, Senin malam (18/5/2026). Lampu rotator memecah gelap kota, menandai dimulainya Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dipimpin langsung Wakapolres Labuhanbatu, Kompol PS Simbolon.
Apel kesiapan digelar di halaman Mapolres di Jalan MH Thamrin. Personel dari berbagai satuan fungsi berdiri dalam formasi rapi, mulai dari Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Binmas, Si Propam hingga Si Humas. Kehadiran lintas fungsi itu menunjukkan bahwa patroli malam bukan sekadar rutinitas pengawasan jalanan, melainkan langkah terpadu menjaga stabilitas keamanan kota.
Di hadapan personel, Kompol PS Simbolon menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Baginya, menjaga keamanan tidak selalu identik dengan tindakan represif, tetapi juga menghadirkan rasa tenang di tengah masyarakat.
“Laksanakan patroli secara humanis, jaga kesehatan dan jalankan tugas dengan ikhlas serta penuh tanggung jawab,” pesannya sebelum rombongan bergerak menyusuri kota.
Baca Juga: Proyek Jalan Rp 238 Miliar di Paluta Mulai Dikerjakan
Patroli dimulai dari kawasan Pasar Malam di Jalan Jenderal Ahmad Yani, salah satu titik yang masih dipadati warga hingga larut malam. Di bawah cahaya lampu pedagang kaki lima dan hiruk-pikuk kendaraan, petugas menyapa masyarakat sambil memberikan imbauan kepada pengendara muda dan kelompok remaja agar tidak berkeliaran terlalu malam serta tetap mengutamakan keselamatan berlalu lintas.
Tidak ada tindakan keras ataupun pembubaran paksa. Polisi memilih pendekatan persuasif sebagai cara membangun kedekatan dengan masyarakat. Pendekatan semacam ini dinilai lebih efektif menciptakan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.
Dari pusat keramaian, patroli bergerak melintasi Jalan WR Supratman menuju Tugu Adipura Rantauprapat, lalu memasuki Jalan Baru By Pass — kawasan yang selama ini kerap menjadi perhatian aparat karena rawan balap liar dan pungutan liar.
Di malam hari, ruas jalan yang lengang sering berubah menjadi arena adu kecepatan ilegal. Selain membahayakan pelaku, aksi balap liar juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu, titik-titik seperti Simpang Hocklie dan Jalan Baru By Pass menjadi fokus pengawasan personel patroli.
Baca Juga: Stok dan Distribusi Minyakita Aman, Harga Mulai Stabil
Rombongan kemudian melanjutkan penyisiran ke kawasan Perumahan DL Sitorus, Jalan SM Raja hingga sekitar Kantor Bupati Labuhanbatu. Di sejumlah lokasi, personel tampak memantau aktivitas kelompok remaja yang masih berkumpul hingga tengah malam.
Fenomena nongkrong hingga larut malam memang bukan hal baru di kota berkembang seperti Rantauprapat. Minimnya ruang publik representatif membuat bahu jalan, warung kopi, maupun sudut-sudut kota menjadi tempat berkumpul favorit anak muda. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga berpotensi memicu kerawanan sosial apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Balap liar, konsumsi minuman keras hingga tindak kriminal spontan kerap bermula dari aktivitas berkumpul yang tidak terkontrol. Karena itu, patroli KRYD tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran polisi di jalan raya, tetapi juga bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Menjelang larut malam, patroli tiba di kawasan Lapo MVR Cafe di Jalan H Adam Malik Ujung Bandar sebelum akhirnya kembali ke Mapolres Labuhanbatu.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya melalui Kasi Humas AKP Aswin Irwan menegaskan bahwa patroli cipta kondisi tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Labuhanbatu dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Keamanan bukan hanya soal menindak kejahatan setelah terjadi, tetapi memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas malam dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ujarnya.(fdh/han)
Editor : Johan Panjaitan