Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kebakaran di Gang Jono Hanguskan Tiga Rumah dan Satu Sepeda Motor

Johan Panjaitan • Selasa, 9 Juni 2026 | 23:36 WIB
Kobaran api melalap sejumlah rumah warga di Gang Jono, Lingkungan VIII, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Selasa (09/06/2026) malam. (Azan Purba/Sumut Pos)
Kobaran api melalap sejumlah rumah warga di Gang Jono, Lingkungan VIII, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Selasa (09/06/2026) malam. (Azan Purba/Sumut Pos)

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Kepanikan melanda warga Gang Jono, Lingkungan VIII, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Selasa (9/6/2026) malam. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 20.00 WIB dengan cepat melahap permukiman padat penduduk dan menghanguskan tiga unit rumah kontrakan permanen serta satu unit sepeda motor.

Asap tebal dan kobaran api yang membumbung tinggi membuat warga berhamburan keluar rumah. Sebagian berusaha menyelamatkan barang berharga, sementara lainnya bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Berdasarkan keterangan warga, api diduga pertama kali muncul dari rumah milik Nisa (20) yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah. Kobaran api terlihat berasal dari area belakang kulkas sebelum dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan.

Ardiansyah (40), warga yang tinggal tepat di depan lokasi kejadian, mengaku menjadi salah satu orang pertama yang melihat munculnya api.

"Awalnya kami lihat api dari dalam rumah itu, tepatnya di belakang kulkas. Tidak lama kemudian langsung membesar dan menyambar bagian rumah lainnya," ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga: Ayo Move On! Ini Langkah Realistis Melupakan Mantan

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang memunculkan percikan api hingga memicu kebakaran besar. Kondisi gang yang sempit serta rapatnya bangunan membuat api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Dalam peristiwa tersebut, tiga unit rumah kontrakan permanen dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, satu rumah kos turut terdampak meski berhasil diselamatkan dari kobaran api yang lebih besar. Sebuah sepeda motor Suzuki FU yang berada di lokasi juga tak luput dari amukan si jago merah.

Rumah yang mengalami kerusakan diketahui milik Ardi (45) dan Ayu (26). Sementara sepeda motor yang terbakar merupakan milik salah seorang penghuni rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Kepala Seksi Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi, Fadli, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan empat unit armada setelah menerima laporan dari warga.

"Begitu menerima laporan, kami langsung mengirimkan empat unit mobil pemadam ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB," katanya.

Petugas pemadam harus berjibaku selama hampir satu jam untuk menjinakkan kobaran api yang terus mengancam permukiman di sekitarnya. Upaya tersebut akhirnya berhasil mencegah api meluas ke rumah-rumah lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.

Baca Juga: Mentan Amran Gandeng BRIN, Perkuat Riset untuk Mewujudkan Swasembada Berkelanjutan dan Hilirisasi

Saat ini, pihak kepolisian bersama Tim Inafis masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Meski demikian, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari rumah tempat api pertama kali muncul.

Kebakaran itu juga sempat memicu kemacetan panjang di Jalan Sisingamangaraja. Sejumlah armada pemadam yang keluar masuk lokasi mengalami kesulitan menjangkau titik api karena akses gang yang sempit. Kondisi diperparah dengan banyaknya warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga keamanan di sekitar lokasi, personel Satuan Lalu Lintas Polres Tebing Tinggi diterjunkan melakukan pengaturan arus kendaraan hingga proses pemadaman selesai.

Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#rumah permanen #petugas pemadam #kobaran api #kebakaran