Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Warga, Aparatur, dan TNI–Polri Gotong Royong Bersihkan Lingkungan 5 Sri Padang

Johan Panjaitan • Jumat, 23 Januari 2026 | 16:10 WIB
Lurah Al Zaor Hutagaol dan Kepling bersama Bhabinkamtibmas serta warga Lingkungan 5 Kelurahan Sri Padang gotongroyong bersihkan drainase. (AZAN PURBA/SUMUT POS)
Lurah Al Zaor Hutagaol dan Kepling bersama Bhabinkamtibmas serta warga Lingkungan 5 Kelurahan Sri Padang gotongroyong bersihkan drainase. (AZAN PURBA/SUMUT POS)

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Semangat kebersamaan kembali terlihat di Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan. Warga bersama aparatur kelurahan serta unsur TNI–Polri menggelar gotong royong membersihkan lingkungan di Jalan Lama, Lingkungan 5, Jumat pagi (23/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan Lurah Sri Padang Al Zaor Hutagaol, ibu-ibu PKK, LPM, Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala lingkungan, serta masyarakat setempat. Sejak pagi, peserta tampak antusias membersihkan parit, rumput liar, dan tumpukan sampah di sepanjang badan jalan.

Fokus utama gotong royong diarahkan pada pembersihan drainase dan bahu jalan yang selama ini tertutup endapan tanah dan semak. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah genangan air dan banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Kepala Lingkungan 5, Eko, mengatakan kegiatan gotong royong merupakan agenda rutin yang terus digalakkan guna menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan.

“Gotong royong ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara warga dan aparatur pemerintahan,” ujar Eko di sela kegiatan.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi penguat semangat warga sekaligus memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Sementara itu, ibu-ibu PKK dan anggota LPM terlihat aktif membersihkan area sekitar parit dan jalan menggunakan peralatan sederhana seperti sapu lidi dan cangkul.

Lurah Sri Padang, Al Zaor Hutagaol, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan lokasi yang berbeda.

“Hari ini kita melaksanakan gotong royong di Jalan Lama, Lingkungan 5. Ke depan, kegiatan serupa akan kita laksanakan di lingkungan lain secara bergiliran,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan terkait belum dilibatkannya Karang Taruna, Al Zaor Hutagaol menjelaskan bahwa saat ini Karang Taruna di tingkat kelurahan belum dapat berpartisipasi secara optimal. Hal tersebut disebabkan oleh ketentuan dalam Peraturan Menteri Sosial, di mana sebagian besar calon pengurus Karang Taruna masih berstatus pelajar dengan rentang usia 16 hingga 30 tahun, sehingga pembentukan struktur organisasi belum maksimal.

Warga setempat menyambut positif kegiatan gotong royong tersebut karena dinilai berdampak langsung terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara warga dan aparatur untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi lingkungan sekitar.

Eko berharap gotong royong dapat terus menjadi budaya di tengah masyarakat Lingkungan 5.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian, lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman akan terus terjaga,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah sampah berhasil dikumpulkan dari berbagai titik. Warga berharap tumpukan sampah hasil gotong royong dapat segera diangkut agar lingkungan kembali tertata.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebing Tinggi, Herry Aryanto, memastikan pihaknya telah menurunkan petugas pengangkut sampah ke sejumlah lokasi, termasuk Kelurahan Sri Padang.
“Kami pastikan sampah hasil gotong royong akan segera diangkut,” tegasnya.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#drainase #Kecamatan Rambutan #Gotongroyong