Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Terpilih Pimpin PP Binjai hingga 2027, Payo Singgung Penahanan 3 Anggotanya di Polda Sumut

Redaksi • Jumat, 7 Juli 2023 | 11:18 WIB
SAMBUTAN: Ketua MPC PP Kota Binjai, J Payo Sitepu saat sampaikan kata sambutan.TEDDY AKBARI/SUMTU POS.
SAMBUTAN: Ketua MPC PP Kota Binjai, J Payo Sitepu saat sampaikan kata sambutan.TEDDY AKBARI/SUMTU POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO - Ada yang menarik dan menyita perhatian insan pers dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-16 Pemuda Pancasila (PP) yang berlangsung di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Binjai Kota, beberapa waktu lalu.

J Payo Sitepu yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Binjai Periode 2023-2027 ini, menyinggung penahanan 3 anggotanya di Polda Sumut.

Dalam Muscab, Pasi Intel Kodim Langkat Kapten Eben Ezer Pakpahan, dan Kaban Kesbangpol Kota Binjai Ruslianto, turut hadir mewakili pimpinannya.

Pada kesempatan itu, Payo menyinggung penahanan anggotanya, buntut bentrok dengan IPK di Jalan Samanhudi, Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan, belum lama ini.

“Lepaskan 3 anggotaku yang ditahan, jangan sempat nanti ribut kubuat Binjai ini. Anggotaku enggak salah ditangkapi,” tegas Payo, yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Payo menyesalkan adanya penahanan tersebut. Sebab, bentrokan tersebut sudah berujung didamaikan oleh Wali Kota Binjai Amir Hamzah, yang disaksikan Kapolres Binjai AKBP Hendrick Situmorang, dan Dandim Langkat Letkol M Eko Prasetyo.

Meski sudah berdamai, namun 3 anggota PP masih dilakukan penahanan diduga di Polda Sumut. Karena itu, dia menilai, Forkopimda Kota Binjai harus bertanggung jawab atas penahanan tersebut.

“Belum terlampiaskan juga emosi karena ada ketua wilayah di sini,” tutur Payo.

Payo juga menyinggung ketidakhadiran Ketua DPRD Binjai Noor Sri Syah Alam Putra. Sebab, Ketua DPRD Lang­kat Sribana Perangin-angin, tampak hadir mengikuti muscab tersebut.

Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Sumut Kodrat Shah, hadir di tengah muscab tersebut. Bahkan, Kodrat juga yang membuka muscab yang ditandai dengan pemukulan gong.

Pada kesempatan itu, Kodrat pun meminta Forkopimda Kota Binjai dapat berlaku adil dan tidak berpihak dalam pe­nanganan persoalan itu.

“Laporannya sudah lengkap saya terima, dan saya juga tahu jalan ceritanya. Untuk itu kepada Forkopimda, berlakulah adil, jangan berpihak. Kami bisa menjaga PP agar tetap kondusif dan tidak melakukan kekerasan. Namun sabar ada batasnya, dan sampai kapan?” ujarnya.

Dia menegaskan, PP sudah berbuat banyak kepada bangsa dan negara.

“Berbuat baik itu memang susah dan banyak rintangan. Tapi jangan sampai terpancing. Masalah yang sudah terjadi jangan mengambil keputusan sendiri. Kalau memang anggota kita yang salah, silakan dihukum,” jelas Kodrat.

Kepada aparat kepolisian, Kodrat juga berharap dapat netral dan jangan berpihak.

“Jika kita benar, maka kita tidak boleh takut. Ingat, kalau berani jangan takut-takut,” pungkasnya. (ted/saz) Editor : Redaksi
#polda sumut #Pimpin PP Binjai