STABAT, Sumutpos.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten Langkat terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini tidak sekadar menyentuh aspek fisik hunian, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mengangkat martabat warga kurang mampu.
Bupati Langkat, Syah Afandin, yang akrab disapa Ondim, kembali turun langsung ke lapangan meninjau perbaikan RTLH di Dusun 10 Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kamis (9/4/2026). Kehadirannya menjadi sinyal kuat bahwa program ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan gerakan nyata yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satu penerima manfaat, Suari Suwanto, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Baginya, program ini menjadi harapan baru untuk hidup lebih layak. “Semoga program ini terus berlanjut, karena sangat membantu masyarakat seperti kami,” ujarnya.
Program RTLH menjadi prioritas Pemkab Langkat di tengah masih tingginya jumlah rumah warga yang belum memenuhi standar kelayakan. Pemerintah daerah menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) untuk memastikan program berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
Baca Juga: Guru Besar IPB Apresiasi Kepemimpinan Mentan Amran, Dorong Kolaborasi dan Keberpihakan untuk Petani
Kolaborasi tersebut menunjukkan hasil nyata. Selama masa kepemimpinan Ondim, lebih dari 140 unit rumah warga telah diperbaiki. Pendanaan program ini berasal dari zakat dan infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Langkat, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Namun, tantangan masih besar. Ribuan rumah di Langkat masih tergolong tidak layak huni. Pemerintah pun menyadari bahwa upaya ini membutuhkan konsistensi dan sinergi lintas sektor.
“Masih banyak yang harus kita kerjakan. Melalui kolaborasi Perkim dan Baznas, kita terus bergerak untuk menuntaskan persoalan ini secara bertahap,” tegas Ondim.
Baca Juga: Minim Personel, Pemkab Dairi Tunda Kebijakan WFH
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, Al-Qur’an, serta uang tunai kepada puluhan warga setempat. Bantuan ini menjadi pelengkap dari pendekatan pembangunan yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sosial masyarakat.
Di hadapan warga, Ondim turut memohon doa dan dukungan agar kepemimpinannya mampu membawa perubahan nyata. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program seperti RTLH tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi dan kepercayaan masyarakat.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan