Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Selain Diselingkuhi, Karen Juga Mendapat KDRT dari Dede Sunandar

Juli Rambe • Senin, 11 Mei 2026 | 04:00 WIB
Karen Hertatum, isteri Dede Sunandar. (Youtube Dilan Janiyar)
Karen Hertatum, isteri Dede Sunandar. (Youtube Dilan Janiyar)

 

SUMUT POS- Karen Hertatum, isteri Dede Sunandar menceritakan semua pengalaman pahitnya soal rumah tangganya. Selain diselingkuhi, Karen mengaku kerap mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya.

Dalam podcast bersama Dilan Janiyar, Karen menyebut anak pertamanya sempat terkena pukulan saat mencoba melindunginya.

“Selingkuh, udah selingkuh, mukulin aku,” ujar Karen sambil menangis. Karen mengaku peristiwa itu terjadi di rumah mereka saat hanya ada dirinya dan anak-anak. Ia bahkan mengklaim memiliki bukti video dari peristiwa kekerasan tersebut. 

Baca Juga: HyoRiSoo Diundang dalam Variety Show, Jadi Jadwal Resmi Pertama Unit

“Dijambak, ditendang. Kak, aku ada videonya,” katanya. 

Karen mengaku sempat meminta sahabatnya merekam kondisi saat dirinya diduga mengalami kekerasan. Saat kejadian, Karen mengaku sudah diperlakukan tak lagi layaknya manusia.

“Aku tuh kayak udah bukan manusia Kak,” ungkapnya sambil menangis. 

Bahkan anak pertamanya yang mencoba melerai kekerasan tersebut juga turut menjadi korban dan mengalami luka di bibir. Karen menyebut dugaan KDRT itu terjadi pada tahun 2025 lalu.

Ia juga mengaku kejadian seperti itu bukan hanya sekali terjadi selama pernikahan mereka. Saat ditanya soal pemicu yang membuat Dede melakukan kekerasan, Karen mengaku hal itu karena game. 

Ia mengaku saat itu sedang bermain game setelah seluruh pekerjaan rumah dan kebutuhan anak-anak selesai dilakukan. Karen menegaskan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga sebelum menggunakan waktu senggang untuk bermain game. 

“Setahu aku seingat aku itu karena game juga,” ujarnya. (bbs/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#dede sunandar #karen hertatum #dede sunandar diduga lakukan kdrt