MEDAN, SUMUT POS– Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, resmi menuntaskan seluruh proses pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) tahun 1447 H/2026 M, setelah melepas Kelompok Terbang (Kloter) 17 atau kloter terakhir menuju Tanah Suci, Senin (11/5/2026) dinihari.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, total jamaah dan petugas yang telah diberangkatkan tahun ini mencapai 5.972 orang dalam 17 kloter. Rinciannya, sebanyak 5.904 jamaah reguler dan 68 petugas haji.
"Dari jumlah tersebut, 2.421 jamaah laki-laki dan 3.550 perempuan telah diterbangkan melalui Bandara Internasional Kualanamu menuju Arab Saudi," ujar Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, pada prosesi pelepasan di Aula Madinatul Hujjaj Embarkasi Medan.
Baca Juga: Dinkes Sumut Minta Masyarakat Tetap Waspada akan Hantavirus
Sementara itu, pada Kloter 17 terdapat 233 jamaah dan petugas yang diberangkatkan, terdiri dari 98 laki-laki dan 135 perempuan. Mayoritas berasal dari Kota Medan sebanyak 202 orang.
Sisanya berasal dari sejumlah daerah di Sumut, yakni Kabupaten Serdangbedagai 5 orang, Kota Padangsidimpuan 2 orang, Kabupaten Deliserdang 13 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 2 orang, Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan masing-masing 1 orang.
Dalam sambutannya, Zulkifli Sitorus meminta seluruh jamaah menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Sesampainya di Arab Saudi, tidak ada lagi perbedaan daerah asal. Semua adalah jemaah haji Indonesia. Jaga kebersamaan, saling membantu, dan hindari sifat iri maupun dengki agar memperoleh haji mabrur,” katanya.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Arab Saudi, termasuk larangan mengambil foto atau video di lokasi tertentu.
“Jangan sembarangan mengambil gambar, terutama terhadap warga setempat. Ada jamaah Indonesia yang hampir dideportasi karena melanggar aturan tersebut,” ujarnya.
Selain itu, jamaah diminta menjaga kesehatan dan tidak membawa barang bawaan melebihi ketentuan.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji harus dimanfaatkan sebaik mungkin mengingat masa tunggu haji reguler yang semakin panjang.
“Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan disiplin. Bisa jadi ini kesempatan terakhir untuk berhaji,” pesannya.
Sementara itu, jamaah termuda di Kloter 17 tercatat atas nama Muhammad Zaki Parinduri (17) asal Kota Medan. Sedangkan jamaah tertua adalah Jamiah Ilyas (79) asal Kabupaten Deliserdang. Dengan pelepasan Kloter 17, maka seluruh rangkaian pemberangkatan CJH Embarkasi Medan tahun 2026 resmi berakhir. (man/ram)
Editor : Juli Rambe