MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di KM 63,2 Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (11/5/2026) pagi WIB.
Bus Halmahera BK 7347 UA terbalik setelah menghantam mobil pengangkut ayam yang lebih dahulu mengalami kecelakaan tunggal di badan jalan tol. Sedikitnya empat penumpang bus dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara sejumlah lainnya mengalami luka berat.
Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula ketika mobil Mitsubishi L300 BK 8053 EG yang membawa muatan ayam potong melaju di jalur tol. Kendaraan yang dikemudikan Rian itu diduga hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan sebelah kanan.
Baca Juga: Hormuz Kembali Memanas, ran-Amerika Saling Serang Kapal di Teluk Oman
Benturan keras membuat mobil L300 terbalik dan melintang di tengah jalan tol—menciptakan situasi berbahaya bagi kendaraan yang melintas dari belakang.
Dalam waktu singkat, Bus Halmahera yang datang dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar. Bus yang membawa 13 penumpang itu menghantam kendaraan L300 sebelum sopir membanting setir ke kiri.
Namun manuver tersebut justru membuat bus menabrak pembatas jalan tol, keluar jalur, lalu terbalik di sisi jalan.
Suasana di lokasi seketika berubah mencekam. Badan bus yang ringsek dan posisi kendaraan yang terguling membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR), Rendi Sinaga, mengatakan seluruh korban meninggal dunia berasal dari Bus Halmahera.
“Ada empat orang meninggal dunia, terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan, termasuk kernet bus,” ujar Rendi di lokasi kejadian.
Baca Juga: City-Arsenal dalam Kendali Palace, Bisa Jadi Penentu Juara Premier League
Korban luka berat langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit, di antaranya Rumah Sakit Sari Mutiara, Grand Medistra, dan rumah sakit umum terdekat.
Sementara itu, sopir Bus Halmahera dilaporkan melarikan diri usai kecelakaan dan hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian.
“Untuk sopir bus kabur. Penanganan perkara saat ini sudah ditangani Satlantas Polres Sergai,” lanjut Rendi.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi sempat melakukan penanganan lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di ruas tol tersebut. Mobil L300 yang terbalik juga telah dievakuasi dari badan jalan.(fad/han)
Editor : Johan Panjaitan