PALUTA, Sumutpos.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Paluta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan daerah. Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Paluta Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Bupati Paluta, Senin (18/5/2026).
Rakor tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Pertemuan itu menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan arah pembangunan berbasis keluarga sekaligus memperkuat keterhubungan antara program pemerintah daerah dengan gerakan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PKK.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, 2.500 Hewan Kurban di Sumut Dipantau Ketat
Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, sinergi antarlembaga dinilai menjadi kebutuhan mutlak. Sebab, persoalan kesejahteraan masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan administratif, tetapi juga membutuhkan pendekatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan keluarga.
Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh OPD memiliki tanggung jawab bersama dalam mendukung program-program TP PKK.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kerja pemerintah secara struktural. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, terutama dalam sektor pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Seluruh OPD memiliki peran penting dalam mendukung program PKK, khususnya yang menyentuh langsung aspek pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi keluarga. Keberhasilan program ini tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dan koordinasi yang solid dari seluruh perangkat daerah,” tegas Bupati Reski Basyah.
Baca Juga: Proyek Jalan Rp 238 Miliar di Paluta Mulai Dikerjakan
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan desa secara berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, desa yang maju dan mandiri akan menjadi motor penggerak pertumbuhan daerah sekaligus melahirkan inovasi-inovasi baru yang mampu meningkatkan daya saing Paluta.
Dalam forum tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Paluta, Refina Reski Basyah Harahap, menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD dan kader PKK yang selama ini terus menjaga eksistensi gerakan PKK di tengah dinamika sosial masyarakat.
Ia menilai, tantangan pemberdayaan masyarakat ke depan membutuhkan kekompakan dan evaluasi program secara berkelanjutan agar setiap kegiatan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
MenurutRefina, TP PKK Paluta saat ini tengah melakukan penguatan program kerja dengan memasukkan sejumlah poin strategis yang sebelumnya belum terakomodasi secara maksimal.
“Berbagai program yang sebelumnya belum tertuang secara maksimal, kini mulai kita masukkan dan perkuat dalam program kerja PKK agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi di lapangan agar program tidak berhenti sebatas administrasi, tetapi benar-benar berjalan efektif hingga tingkat desa.
“Monitoring menjadi penting agar program yang dirancang dapat terlaksana secara optimal dan tepat sasaran. Mari kita terus semangat berpartisipasi aktif demi mewujudkan keluarga yang sejahtera dan kemajuan Kabupaten Padang Lawas Utara,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Paluta Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, kepala desa binaan, serta jajaran kader PKK tingkat kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Padang Lawas Utara.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan