Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jembatan Ambruk di Marbau Renggut Nyawa, Pengendara Motor Tewas Terperosok Tengah Malam

Johan Panjaitan • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:40 WIB

 

Lokasi jembatan yang ambruk di Dusun Tambak Kulim, Desa Aek Tapa, Labura, hingga menelan korban jiwa seorang pengendara sepeda motor. (INDRA/SUMUT POS)
Lokasi jembatan yang ambruk di Dusun Tambak Kulim, Desa Aek Tapa, Labura, hingga menelan korban jiwa seorang pengendara sepeda motor. (INDRA/SUMUT POS)

LABURA, Sumutpos.jawapos.com– Duka menyelimuti warga Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Jembatan yang ambruk akibat banjir beberapa bulan lalu di Dusun Tambak Kulim, Desa Aek Tapa, akhirnya memakan korban jiwa. Seorang pria pengendara sepeda motor tewas setelah terperosok ke badan jembatan yang rusak pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Korban diketahui bernama Supeno (40), warga Pasar Batu, Desa Sei Raja, Kecamatan Na IX/X. Malam itu, ia melintas dari arah Marbau Selatan menuju Kota Marbau dengan sepeda motor. Namun naas, dalam gelapnya malam, korban diduga tidak menyadari kondisi jembatan yang telah ambruk hingga kendaraannya terjerembab ke bagian yang rusak.

Padahal, sebelumnya pemerintah kecamatan telah membangun jembatan darurat di sisi jembatan yang putus. Namun jalur utama yang rusak tetap berisiko bagi pengendara yang melintas, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! 5 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Bikin Rezeki Seret dan Hidup Penuh Sial

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Marbau. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Marbau dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kapolsek Marbau AKP Jonly HW Purba SH MH melalui Kanit Reskrim Iptu Poriaman SH menjelaskan, korban ditemukan dalam keadaan kritis saat pertama kali dievakuasi. “Korban langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan,” ujarnya.

Namun setibanya di fasilitas kesehatan, nyawa Supeno tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dialaminya. Pada dini hari itu juga, pihak keluarga yang telah dihubungi datang menjemput jenazah untuk disemayamkan di rumah duka di Dusun Pasar Batu, Desa Sei Raja.

Kepala Puskesmas Marbau dr. Chairul Situmorang melalui Sutijan SKM mengatakan, tim medis sempat melakukan penanganan awal berupa pembersihan luka-luka pada tubuh korban. Namun kondisinya sudah tidak tertolong saat tiba di puskesmas.

Baca Juga: Menang di Mestalla, Real Madrid Kian Dekat Menyalip Barcelona

Jembatan yang ambruk tersebut diketahui merupakan akses vital penghubung sejumlah desa dengan pusat Kecamatan Marbau, di antaranya Desa Aek Tapa, Marbau Selatan, Babussalam, Perkebunan Marbau Selatan, hingga Perkebunan Pernantian. Putusnya jembatan ini telah lama menjadi keluhan warga karena menghambat mobilitas dan dinilai membahayakan keselamatan.

Peristiwa tragis ini semakin menguatkan desakan masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara segera membangun kembali jembatan permanen. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat fasilitas penghubung tersebut kini telah memakan korban jiwa.(ind/han)

Editor : Johan Panjaitan
#rusak #ambruk #jembatan #korban jiwa